ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN UBI TALAS (COLOCASIA ESCULENTA) MENJADI KERIPIK TALAS BALADO “TAROWEHH”

Authors

  • Dwi Pangestu Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka
  • Diarsi Eka Yani Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka

Keywords:

Ubi talas, Analisis nilai tambah, Keripik tarowehh

Abstract

Ubi talas (Colocasia esculenta) merupakan salah satu tanaman yang masuk kedalam family talas atau tanaman araseae yang banyak sekali ditemukan disekitar perkarangan rumah atau perladangan. Ubi talas di sebagian wilayah yang ada di Indonesia masih menjadi salah satu makanan pokok subtitusi pengganti nasi. Harga ubi talas pada saat ini selalu mengalami fluktuasi, kurangnya segmentasi pasar ubi talas sehingga membuat tanaman ubi talas yang ada disekitar perkarangan rumah menjadi kurang termanfaatkan. Pengolahan ubi talas yang sedang ngetrend dikalangan anak muda adalah keripik talas balado tarowehh. Istilah keripik tidak asing lagi bagi para pecinta camilan kering. Pengolahan ubi talas menjadi keripik talas tarowehh memiliki peluang yang cukup menjanjikan karena dapat meningkatkan minat masyarakat dalam mengkonsumsi talas, sehingga dapat memberikan peningkatan nilai tambah pada pengolahan ubi talas. Tujuan penulisan artikel ini adalah memberikan tambahan wawasan tentang nilai tambah pengolahan dan tingkat keuntungan pengolahan ubi talas menjadi keripik talas balado tarowehh. Metode analisis data yang digunakan yakni menggunakan metode hayami yang merupakan suatu metode analisis yang digunakan untuk menghitung nilai tambah suatu produk, dari proses pengolahan bahan mentah menjadi produk akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai tambah pengolahan ubi talas menjadi keripik talas tarowehh sebesar 76,0% mencapai Rp. 30.400 per kg bahan baku. sedangkan untuk tingkat keuntungannya sebesar 66% mencapai Rp. 26.400/kg bahan baku.

Downloads

Published

2025-02-21

Conference Proceedings Volume

Section

Prodi Agribisnis

Categories