Profil Kualitas Hidup Lanjut Usia Penghuni Panti Sosial Tresna Werdha Provinsi Bengkulu
Keywords:
Determinan Kualitas Hidup, Lansia, Kualitas Hidup Lansia, Panti Werdha BengkuluAbstract
Kualitas hidup lanjut usia merupakan penilaian individu seseorang berumur 60 tahun keatas tentang posisi hidupnya dalam konteks budaya dan nilai- nilai dimana mereka tinggal dan kaitannya dengan tujuan, harapan, standar, aktifitas sehari-hari, dan kekhawatiran mereka. Penelitian bertujuan mengetahui perbedaan dan hubungan profil sosiodemografi penghuni panti, kondisi fisik, psikologis, dan hubungan sosial dengan penilaian diri terkait kualitas hidup lanjut usia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Provinsi Bengkulu. Penerapan metode kuantitatif dengan mewawancara seluruh lansia (61 orang), diolah datanya dengan alat uji chi-square dan korelasi product moment, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan Teori Behavioral dari B.F. Skinner. Hasil penelitian menunjukan pertama : kebugaran fisik berkorelasi kuat dengan kualitas hidup lansia sebesar 25,57% (r 0,51) sedangkan kondisi psikologi sebesar 52,12% (r 0,72), dan hubungan sosial sebesar 54,85% (r 0,74). Kedua, Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan dalam hubungan sosial dan kondisi psikologis berdasarkan latar belakang pendidikan dan dukungan sosial. Lansia yang mendapat dukungan kuat dari orang terdekat memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Ketiga Faktor sosiodemografis seperti pendidikan, pendapatan, dan dukungan orang terdekat menunjukkan korelasi dengan kualitas hidup lansia. Oleh karena itu, memperkuat dukungan sosial bagi lansia, sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup mereka di Panti Sosial Tresna Werdha Provinsi Bengkulu.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2024 Icha Vidiatama, Heni Nopianti, Panji Suminar, Sumarto Widiono, Sri Handayani Hanum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.