Penerjemahan Istilah Budaya dalam Novel The City of Bones

Authors

  • Annisa Fitri Viramisyah Universitas Terbuka
  • Faiz Akbar Leksananda Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.33830/semnasip.v2i1.6270

Keywords:

cultural words, translated novel, translation procedure

Abstract

Penerjemahan adalah suatu bentuk kegiatan untuk mengalihkan pesan dari satu bahasa (bahasa sumber) ke dalam bahasa lain (bahasa sasaran). Dalam menerjemahkan terkadang penerjemah menemukan hambatan, salah satunya adalah penerjemahan cultural words. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi kata-kata budaya yang diterjemahkan dan menganalisis bagaimana prosedur penerjemahan menerjemahkan kata-kata budaya pada pembaca. Data berupa kata-kata budaya diambil secara acak dari novel City of Bones—The Mortal Instrument karya Cassandra Clare yang berbahasa Inggris dan terjemahannya yang berjudul sama dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-linguistik dengan data berupa kata-kata budaya dalam bahasa Inggris dan Latin (TSu) dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia (TSa) yang dianalisis berdasarkan kategori budaya Newmark. Penelitian menghasilkan 168 kata-kata budaya, terdiri dari 10 kata budaya ecology, 53 kata budaya material culture, 84 kata budaya social culture, 18 kata budaya organisation, customs, activities, procedures, concept, dan 3 kata budaya gestures and habits. Dari data yang didapatkan, penelitian ini menyimpulkan bahwa dari semua prosedur penerjemahan, paling banyak digunakan untuk menerjemahkan kata budaya social culture, kemudian diikuti dengan material culture.

Downloads

Published

2025-12-15