Retensi Kesalahan Linguistik dalam Terjemahan Flowers for Algernon: Representasi Karakter Charlie Gordon

Authors

  • Devi Rahmawati Universitas Terbuka
  • Agus Riyanto Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.33830/semnasip.v2i1.6320

Keywords:

Disabilitas intelektual, Flowers for Algernon, kesalahan linguistik, penerjemahan, representasi karakter

Abstract

Artikel ini menganalisis retensi kesalahan linguistik dalam terjemahan novel Flowers for Algernon sebagai representasi perkembangan karakter Charlie Gordon, seorang pria penyandang disabilitas intelektual. Charlie mengalami peningkatan kecerdasan drastis setelah menjalani operasi eksperimental, tetapi kemudian mengalami kemunduran dan kembali pada kondisi awal. Penelitian ini menelaah progress report yang ditulis Charlie pada setiap fase perkembangan kemampuan kognitifnya, dengan membandingkan teks asli dan terjemahan dalam bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis teks komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan linguistik dalam teks asli berperan penting dalam membentuk karakterisasi Charlie. Namun, dalam teks terjemahan, beberapa kesalahan linguistik dinormalisasi, sehingga berpotensi mengaburkan representasi disabilitas intelektual serta mengurangi dampak psikologis dan naratif karakter. Penelitian ini menegaskan pentingnya mempertahankan kesalahan linguistik dalam penerjemahan sastra guna menjaga keaslian karakter dan kualitas interpretasi pembaca terhadap perkembangan psikologis tokoh.

Downloads

Published

2025-12-05