Hegemoni Media dan Perubahan Perilaku Konsumsi Anak (Studi Kasus di Kampung Mangkuyudan, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta)
DOI:
https://doi.org/10.33830/semnasip.v2i1.6417Keywords:
Hegemoni media, media massa, konsumerisme, perilaku konsumsi anakAbstract
Media sosial seperti TikTok dan YouTube telah menjadi salah satu instrumen yang berpengaruh penting dalam membentuk perilaku konsumsi anak-anak di Kampung Mangkuyudan, Yogyakarta. Anak-anak usia 4–13 tahun secara intensif terekspos pada konten digital yang menampilkan gaya hidup konsumtif, sehingga memengaruhi preferensi dan keputusan konsumsi mereka terhadap produk-produk viral seperti makanan, mainan, dan pakaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan orang tua dan observasi nonpartisipan terhadap aktivitas anak mengakses media sosial, serta konten-konten yang dikonsumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak di Kampung Mangkuyudan, Yogyakarta menyerap nilai-nilai konsumerisme yang disebarkan oleh media sosial melalui konten hiburan yang dikemas dengan strategi pemasaran halus. Algoritma media sosial berperan sebagai alat hegemoni yang mengarahkan minat konsumsi anak, sementara lingkungan sosial turut memperkuat internalisasi nilai-nilai konsumtif tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital bagi anak dan peran orang tua dalam membimbing anak menghadapi pengaruh media.Downloads
Published
2025-12-14
Conference Proceedings Volume
Section
Articles
License
Copyright (c) 2025 Agatha Theodora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
