REPRESENTASI CAMPUR KODE DAN BAHASA GAUL TERHADAP UPAYA PELESTARIAN BAHASA INDONESIA DI ERA DIGITAL PADA MAHASISWA

Authors

  • Maikel Brekana Ginting Universitas Negeri Medan
  • Chatrin Universitas Negeri Medan
  • Windi Universitas Negeri Medan
  • Sri Ulina Universitas Negeri Medan
  • Nadra Universitas Negeri Medan

Keywords:

Bahasa gaul, campur kode, literasi digital, mahasiswa, pelestarian bahasa

Abstract

Perkembangan bahasa di kalangan mahasiswa pada era digital menunjukkan adanya fenomena menarik berupa campur kode serta penggunaan bahasa gaul dalam komunikasi sehari-hari, khususnya di media sosial. Ruang digital yang menjadi wadah utama interaksi generasi muda mendorong munculnya kreativitas bahasa sekaligus penguatan identitas kelompok. Meskipun demikian, praktik tersebut juga menimbulkan persoalan bagi upaya menjaga kemurnian bahasa Indonesia, terutama dalam aspek kaidah, ejaan, dan kosakata baku. Penelitian ini berfokus pada bagaimana representasi campur kode dan bahasa gaul muncul dalam aktivitas berbahasa mahasiswa serta pengaruhnya terhadap sikap berbahasa dan kesadaran mereka dalam melestarikan bahasa Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, kajian ini menyoroti bentuk-bentuk campur kode, variasi bahasa gaul yang berkembang, serta cara mahasiswa tetap mengaitkannya dengan identitas nasional di tengah derasnya arus globalisasi digital. Temuan penelitian diharapkan memberikan pemahaman baru tentang peran praktik berbahasa mahasiswa dalam memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya pelestarian bahasa Indonesia di era modern.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Ginting, M. B., Simarmata, C. N., Aura, W., Br Sembiring, S. U., & Amalia, N. (2026). REPRESENTASI CAMPUR KODE DAN BAHASA GAUL TERHADAP UPAYA PELESTARIAN BAHASA INDONESIA DI ERA DIGITAL PADA MAHASISWA. Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru, 17, 274–282. Retrieved from https://conference.ut.ac.id/index.php/ting/article/view/7013

Conference Proceedings Volume

Section

Articles