PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI RUANG PUBLIK FORMAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Keywords:
kepatuhan dan ketidakpatuhan berbahasa, literasi digital, ruang publik formal, Universitas Negeri MedanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan dan ketidakpatuhan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik formal di lingkungan Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan (field research), yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan analisis isi dari berbagai media seperti papan nama, gedung, dan media informasi resmi. Analisis dilakukan secara objektif untuk mengidentifikasi contoh penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai maupun tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya keberagaman penggunaan bahasa, mulai dari patuh terhadap aturan hingga ketidakpatuhan yang mengakibatkan kesalahpahaman dan penurunan martabat bahasa Indonesia. Ditemukan bahwa penggunaan istilah asing dan kesalahan berbahasa menimbulkan dampak negatif terhadap citra bahasa nasional dan identitas bangsa, sedangkan upaya penerapan bahasa Indonesia dalam fungsi regulasi dan pendidikan di ruang publik memberikan kontribusi positif dalam mempertahankan keberlangsungan bahasa nasional. Temuan ini menegaskan pentingnya pengawasan dan kesadaran berbahasa untuk meningkatkan apresiasi terhadap bahasa Indonesia serta meneguhkan kedudukannya sebagai bahasa resmi dan identitas bangsa.
Downloads
Published
How to Cite
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

