PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI RUANG PUBLIK FORMAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Authors

  • Natalia Nababan Universitas Negeri Medan

Keywords:

kepatuhan dan ketidakpatuhan berbahasa, literasi digital, ruang publik formal, Universitas Negeri Medan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan dan ketidakpatuhan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik formal di lingkungan Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan (field research), yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan analisis isi dari berbagai media seperti papan nama, gedung, dan media informasi resmi. Analisis dilakukan secara objektif untuk mengidentifikasi contoh penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai maupun tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya keberagaman penggunaan bahasa, mulai dari patuh terhadap aturan hingga ketidakpatuhan yang mengakibatkan kesalahpahaman dan penurunan martabat bahasa Indonesia. Ditemukan bahwa penggunaan istilah asing dan kesalahan berbahasa menimbulkan dampak negatif terhadap citra bahasa nasional dan identitas bangsa, sedangkan upaya penerapan bahasa Indonesia dalam fungsi regulasi dan pendidikan di ruang publik memberikan kontribusi positif dalam mempertahankan keberlangsungan bahasa nasional. Temuan ini menegaskan pentingnya pengawasan dan kesadaran berbahasa untuk meningkatkan apresiasi terhadap bahasa Indonesia serta meneguhkan kedudukannya sebagai bahasa resmi dan identitas bangsa.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Nababan, N. (2026). PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI RUANG PUBLIK FORMAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN. Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru, 17, 264–273. Retrieved from https://conference.ut.ac.id/index.php/ting/article/view/7100

Conference Proceedings Volume

Section

Articles