PENDIDIKAN SENI-PROFETIK

SEBUAH JEMBATAN KREASI-APRESIASI KARYA SEBAGAI UPAYA PENUMBUHAN ESTETIKA SPIRITUAL DAN KARAKTER PESERTA DIDIK

Authors

  • Ony Setyawan Universitas Gadjah Mada

Keywords:

pendidikan seni, profetik, estetika

Abstract

Paradigma pendidikan seni budaya dan prakarya di sekolah menjadi tidak lebih dari pada sekedar balai latihan pertukangan, belum mampu terfokus pada soal pengolahan jiwa dan berkontribusi dalam pembentukan karakter peserta didik secara utuh. Tujuan penelitian ini menawarkan beberapa konsep pendidikan karakter yang berbasis seni dan profetik. Penelitian ini berorientasi pada penumbuhan nilai-nilai spiritual melalui kreasi dan apresiasi karya dalam mata pelajaran seni budaya dan prakarya. Lemahnya narasi dalam sebuah karya seni yang dihasilkan oleh para peserta didik di sekolah mendorong inovasi pengembangan konsep pendidikan seni. Konsep dasar mengenai humanisasi, liberasi, dan transendensi menjadi poin utama yang patut diintegrasikan dalam pendidikan seni budaya dan prakarya. Pondasi spiritualis dalam membentuk karakter peserta didik melalui penumbuhan dan pengembangan ‘rasa’ menjadi usaha awal dalam proses pendidikan karakter melalui seni. Tawaran konsep pendidikan seni yang berbasis profetik diharapkan mampu menjadi salah satu upaya nyata dalam penguatan karakter peserta didik

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Setyawan, O. (2026). PENDIDIKAN SENI-PROFETIK: SEBUAH JEMBATAN KREASI-APRESIASI KARYA SEBAGAI UPAYA PENUMBUHAN ESTETIKA SPIRITUAL DAN KARAKTER PESERTA DIDIK. Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru, 17, 173–184. Retrieved from https://conference.ut.ac.id/index.php/ting/article/view/7213

Conference Proceedings Volume

Section

Articles