PENDIDIKAN SENI-PROFETIK
SEBUAH JEMBATAN KREASI-APRESIASI KARYA SEBAGAI UPAYA PENUMBUHAN ESTETIKA SPIRITUAL DAN KARAKTER PESERTA DIDIK
Keywords:
pendidikan seni, profetik, estetikaAbstract
Paradigma pendidikan seni budaya dan prakarya di sekolah menjadi tidak lebih dari pada sekedar balai latihan pertukangan, belum mampu terfokus pada soal pengolahan jiwa dan berkontribusi dalam pembentukan karakter peserta didik secara utuh. Tujuan penelitian ini menawarkan beberapa konsep pendidikan karakter yang berbasis seni dan profetik. Penelitian ini berorientasi pada penumbuhan nilai-nilai spiritual melalui kreasi dan apresiasi karya dalam mata pelajaran seni budaya dan prakarya. Lemahnya narasi dalam sebuah karya seni yang dihasilkan oleh para peserta didik di sekolah mendorong inovasi pengembangan konsep pendidikan seni. Konsep dasar mengenai humanisasi, liberasi, dan transendensi menjadi poin utama yang patut diintegrasikan dalam pendidikan seni budaya dan prakarya. Pondasi spiritualis dalam membentuk karakter peserta didik melalui penumbuhan dan pengembangan ‘rasa’ menjadi usaha awal dalam proses pendidikan karakter melalui seni. Tawaran konsep pendidikan seni yang berbasis profetik diharapkan mampu menjadi salah satu upaya nyata dalam penguatan karakter peserta didik
Downloads
Published
How to Cite
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

