PENGUJIAN ANTIBAKTERI FOOT SPRAY EKSTRAK ETANOL KULIT NANAS MADU (ANANAS COMOSUS L. MERR) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS SECARA IN VITRO

Authors

  • Dwi Endah Kusumawati Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia
  • Ahmad Nida’ul Husna Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia

Keywords:

foot spray, nanas madu, Staphylococcus epidermidis

Abstract

Bau kaki dipengaruhi oleh pertumbuhan bakteri dengan cara mendegradasi leusin yang dihasilkan oleh keringat sehingga terbentuk asam isovalerat. Ekstrak etanol kulit nanas madu diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang bersifat antibakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui daya hambat dari sediaan foot spray ekstrak etanol kulit nanas madu (Ananas comousus L. Merr) terhadap Staphylococcus epidermidis yang merupakan bakteri penyebab bau kaki. Uji daya hambat dilakukan menggunakan metode cakram. Foot Spray dibuat dalam beberapa variasi konsentrasi yaitu: 0%; 2,5%; 5%; 7,5%. Kontrol positifnya yaitu kloramfenikol dan sediaan foot spray di pasaran. Hasil penelitian menunjukkan rerata daya hambat bakteri formula 1, 2, 3 dan 4 berturut-turut adalah 8,13 mm, 9,29 mm, 7,73 mm, dan 7,48 mm. Foot Spray yang mengandung 2,5% ekstrak etanol kulit nanas madu menunjukkan zona hambat terbesar dibandingkan formula lainnya, dengan diameter zona hambat yang lebih besar apabila dibandingkan dengan foot spray merk X yang beredar di pasaran. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah foot spray ekstrak etanol kulit nanas madu memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis penyebab bau kaki (bromhidrosis).

Downloads

Published

2025-02-21

Conference Proceedings Volume

Section

Prodi Biologi

Categories