KEANEKARAGAMAN JENIS BELALANG DI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) KEMAMPO, KECAMATAN BANYUASIN, KABUPATEN BANYUASIN

Authors

  • Natasya Desmarani Program Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang Jl. Pangeran Ratu (Jakabaring), Kelurahan 5 Ulu, Kec.Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30252
  • Vega Putri Masdalena Program Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang Jl. Pangeran Ratu (Jakabaring), Kelurahan 5 Ulu, Kec.Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30252
  • Putri Berlian Program Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang Jl. Pangeran Ratu (Jakabaring), Kelurahan 5 Ulu, Kec.Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30252
  • Apreza Reynaldi Prayoga Program Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang Jl. Pangeran Ratu (Jakabaring), Kelurahan 5 Ulu, Kec.Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30252
  • Tito Nurseha Program Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang Jl. Pangeran Ratu (Jakabaring), Kelurahan 5 Ulu, Kec.Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30252

Keywords:

Belalang, Identifikasi, Keanekaragaman

Abstract

Indonesia sebagai negara megabiodiversitas memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi termasuk serangga, yang memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, baik sebagai pemakan bangkai, pengurai bahan organik, maupun pengendali alami serangga lain. Pengamatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keanekaragaman jenis belalang di kawasan KHDTK Kemampo, Pangkalan Panji, Kecamatan Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pengamatan ini bersifat deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode pengumpulan data dengan menggunakan jebakan hand sorting, dan insect net. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis belalang di kawasan KHDT Kemampo tergolong rendah, yaitu nilai indeks pada metode Insect net bernilai 0,673012 dan metode Hand sorting bernilai 0. Pengamatan ini menunjukkan bahwa aktivitas manusia, jenis vegetasi, dan faktor lingkungan seperti kelembaban serta suhu sangat berpengaruh terhadap populasi belalang. Waktu pengamatan yang lebih lama akan memungkinkan untuk mendapatkan lebih banyak jenis belalang dan meningkatkan keanekaragaman spesies yang ditemukan.

Downloads

Published

2025-02-21

Conference Proceedings Volume

Section

Prodi Biologi

Categories