BUSINESS MODEL CANVAS (BMC) DI UMKM DAPUR BR KECAMATAN SOCAH
Keywords:
Business Model Canvas, Mandatory Halal, Sertifikasi Halal, UMKMAbstract
UMKM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seiring kebijakan Mandatory Halal yang berlaku pada Oktober 2024, UMKM wajib bersertifikasi halal untuk meningkatkan daya saing. Penelitian ini berfokus pada UMKM Dapur BR, yang telah memiliki sertifikasi halal dan memanfaatkan pendekatan Business Model Canvas (BMC) untuk menganalisis strategi bisnis. Penelitian dilakukan di Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan pada September–Desember 2024 menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi dengan analisis menggunakan sembilan elemen BMC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal menjadi elemen penting dalam memperkuat nilai proposisi dan hubungan pelanggan. Selain itu, BMC membantu UMKM Dapur BR dalam mengidentifikasi peluang pasar, mengoptimalkan sumber daya, dan meningkatkan efisiensi biaya. Strategi ini dapat menjadi model bagi UMKM lain dalam menghadapi era Mandatory Halal untuk memperkuat eksistensi serta daya saing di pasar makanan dan minuman.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.