KLASTERISASI UMKM TERHADAP IMPLEMENTASI SERTIFIKASI HALAL DI KABUPATEN PAMEKASAN

Authors

  • Wahibatul Maslahah Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura, Bangkalan, Indonesia
  • Resti Prastika Destiarni Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura, Bangkalan, Indonesia

Keywords:

K-Means, Klasterisasi, Sertifikasi Halal, UMKM

Abstract

Kabupaten Pamekasan memiliki sektor unggulan industri makanan dan minuman halal. Dalam implementasinya, sertifikasi halal berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk. Dalam konteks pengembangan UMKM, metode klasterisasi dapat membantu dalam mengalokasikan sumber daya (seperti dana, pelatihan, atau pendampingan) secara lebih efisien sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan UMKM berdasarkan tingkat implementasi sertifikasi halal, mengidentifikasi karakteristik masing-masing klaster, serta merumuskan rekomendasi yang sesuai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis klaster K-Means yang melibatkan 50 UMKM di sektor makanan dan minuman. Proses pengelompokan dilakukan berdasarkan variabel demografis, pengetahuan, kesadaran, biaya, sikap, kapasitas sumber daya manusia, kendala, dan produksi halal. Hasil analisis menunjukkan dua klaster utama yaitu: UMKM Prima yang memiliki kapasitas internal tinggi dan implementasi sertifikasi halal yang baik, serta UMKM Potensial yang membutuhkan pendampingan intensif. Klasterisasi ini dapat menjadi dasar strategi pengembangan UMKM untuk meningkatkan daya saing produk halal di Kabupaten Pamekasan.

Downloads

Published

2025-02-21

Conference Proceedings Volume

Section

Prodi Agribisnis

Categories