MODEL REGRESI CURAH HUJAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIK STUDI KASUS DAERAH AJIBATA
Keywords:
Ajibata, Padi, Genetika, Curah Hujan, RMSEAbstract
Pertanian padi merupakan salah satu sektor mata pencaharian bagi masyarakat Ajibata. Keberhasilan pertanian padi ini bergantung terhadap keadaan cuaca dan iklim, khususnya curah hujan. Penanaman padi yang tepat pada waktunya akan mendukung keberhasilan pertanian padi menghasilkan hasil panen yang optimal. Dengan keadaan iklim yang tidak menentu sepanjang tahun, diperlukan suatu peramalan curah hujan yang dapat membantu petani menentukan watu yang tepat untuk menanam padi. Pada penelitian ini, peramalan curah hujan akan dilakukan dengan menggunakan algoritma genetika. Data yang digunakan adalah data curah hujan Ajibata yang didapatkan dari BMKG stastiun Deli Serdang tahun 2014-2023. Prediksi dilakukan melalui perhitungan regresi nonlinear dan diperoleh nilai RMSE yang kecil sehingga dapat dikatakan bahwa hasil prediksi curah hujan yang dilakukan itu baik. Namun, dikarenakan algoritma genetika menghasilkan model regresi secara random, maka hasil yang didapatkan juga tidak sama pada setiap percobaan sehingga diperlukan algoritma lain yang dapat membantu menciptakan model untuk prediksi.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.