FAKTOR PENENTU ADOPSI TEKNOLOGI PRECISION AGRICULTURE PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN PENAJAM KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA
Keywords:
adopsi teknologi, perkebunan kelapa sawit, precision agriculture, SEM-PLSAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi precision agriculture pada perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Penelitian dilaksanakan pada Mei-Juni 2024, menggunakan metode kuantitatif yang melibatkan 30 responden pemilik atau manajer perkebunan kelapa sawit. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara semi-terstruktur, sedangkan data sekunder diperoleh melalui literatur dari berbagai sumber. Analisis data menggunakan tools Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS), Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, biaya adopsi, dukungan kelembagaan, dan karakteristik inovasi memiliki pengaruh signifikan terhadap adopsi teknologi precision agriculture. Persepsi kegunaan menjadi faktor pendorong utama (β = 0,312, p < 0,001), sementara biaya adopsi menjadi faktor penghambat (β = -0,189, p < 0,05). Tingkat kesiapan teknologi dan adopsi precision agriculture masih berada pada kategori sedang, ini mengindikasikan potensi peningkatan pada masa mendatang. Rekomendasi yang diusulkan adalah strategi komprehensif meliputi: peningkatan pemahaman manfaat teknologi, pengembangan solusi ramah pengguna, inovasi pembiayaan, penguatan dukungan kelembagaan, dan optimalisasi karakteristik inovasi untuk mendorong adopsi teknologi yang lebih luas dan efektif pada perkebunan kelapa sawit di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.