FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYAKIT PNEUMONIA PADA BALITA DI INDONESIA MENGGUNAKAN REGRESI SPASIAL
Keywords:
Penyakit Pneumonia, Regresi Spasial, SARAbstract
Penyakit pneumonia merupakan penyebab utama kematian anak dalam setiap wilayah dan menjadi penyebab kematian kedua setelah diare. Penyakit pneumonia merupakan penyakit yang dapat menular melalui virus, bakteri, dan jamur. Penularan penyakit pneumonia seperti virus diduga menyebar dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang berdekatan sehingga kemungkinan untuk kedekatan lokasi mempengaruhi jumlah kasus penyakit pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model regresi spasial, mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhi penyakit pneumonia, dan mengetahui efek spasial kasus penyakit pneumonia di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Pada penelitian ini yang menjadi variabel terikatnya (Y) yaitu data persentase kasus penyakit pneumonia pada balita di Indonesia dan variabel bebasnya (X) terdiri dari data persentase bayi berat badan lahir rendah, persentase kepadatan penduduk, persentase balita gizi buruk, persentase balita yang mendapat vitamin A, persentase balita yang mendapatkan imunisasi lengkap, dan persentase balita yang mendapatkan ASI ekslusif. Analisis yang digunakan yaitu analisis Regresi Spasial menggunakan pendekatan area yaitu model Spatial Autoregressive Model (SAR). Hasil penelitian ini menunjukkan faktor-faktor dominan yang mempengaruhi kasus penyakit pneumonia pada balita di Indonesia adalah bayi berat badan lahir rendah (𝑋1), balita yang mendapat gizi buruk (𝑋3), dan balita yang mendapatkan ASI ekslusif (𝑋6).
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
