PEMODELAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI SPASIAL DI PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2024
Keywords:
Indeks Pembangunan Manusia, analisis spasial, dependensi spasial, Sumatera Utara, kabupatenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan faktor-faktor yang memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tingkat kabupaten di Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 serta menilai adanya keterkaitan spasial antarwilayah. Hasil regresi OLS menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 83,39% variasi IPM, meskipun hanya variabel rata-rata lama sekolah (p = 0,0075) dan pengeluaran riil per kapita (p = 0,00041) yang signifikan. Uji Moran’s I mengonfirmasi adanya autokorelasi spasial positif pada seluruh variabel, dengan nilai tertinggi pada IPM (0,892). Uji Lagrange Multiplier menunjukkan bahwa dependensi spasial muncul pada sisi lag, sehingga model yang paling sesuai adalah Spatial Autoregressive Model (SAR). Pemilihan model berdasarkan AIC menunjukkan bahwa SAR merupakan model terbaik dengan nilai AIC = –22,9335. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Sumatera Utara dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, serta dipengaruhi oleh keterkaitan spasial antarwilayah, sehingga pendekatan spasial memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap dinamika IPM
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
