PENERAPAN MODEL COPULA UNTUK MENGUKUR DEPENDENSI NON-LINEAR ANTARA PASAR SAHAM GLOBAL, CRYPTOCURRENCY, DAN KOMODITAS DALAM KONDISI EKSTREM

Authors

  • Restu Warno Putra Program Studi Statistika, Universitas Terbuka, Jakarta, Indonesia
  • Pismia Sylvi Program Studi Statistika, Universitas Terbuka, Jakarta, Indonesia

Keywords:

D-Vine Copula, GJR-GARCH, Uniform Distribution

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan ekstrem antara aset Bitcoin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Indeks Standard & Poor 500 (S&P 500), dan harga Emas menggunakan pendekatan copula, dengan tujuan untuk memahami struktur dependensi non-linear yang tidak terdeteksi melalui korelasi klasik. Data yang digunakan merupakan harga harian dari keempat aset selama periode September 2014 hingga Oktober 2025, sejumlah 2616 observasi. Analisis dimulai dengan statistik deskriptif, dilanjutkan dengan pemodelan GJR-GARCH, ekstraksi residual dan trnsformasi menjadi distribusi Uniform (0,1), kemudian melakukan pemodelan copula. Hasil estimasi copula menunjukkan bahwa model yang paling telat untuk hubungan dependen non-linear keempat aset tersebut adalah D-Vine copula dengan famili Gaussian, t-copula, Gumbel, Clayton,dan Frank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tail dependence relatif kecil, mengindikasikan keterkaitan ekstrem antar aset yang rendah. Selain itu, tidak terbentuknya dependensi signifikan pada Tree kedua dan Tree ketiga mengimplikasikan bahwa struktur D-Vine yang dihasilkan bersifat parsimonious dan efisien, selaras dengan prinsip pemodelan statistik yang mengutamakan kesederhanaan tanpa mengorbankan akurasi. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengelolaan risiko portofolio dan strategi diversifikasi antara aset kripto dan pasar saham domestik

Downloads

Published

2026-02-21

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories