PERAMALAN BIAYA IMPOR MESIN DAN PERALATAN MEKANIK DARI CHINA MELALUI PELABUHAN TANJUNG PERAK MENGGUNAKAN HOLT-WINTERS DAN MODEL PROPHET

Authors

  • Septian Dwi Arianto Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Kota Tangerang Selatan, Indonesia
  • Fonda Leviany Program Studi Sains Data, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Kota Tangerang Selatan, Indonesia

Keywords:

Holt-Winters, Impor, Mesin dan Peralatan Mekanik, Model Prophet, Tanjung Perak

Abstract

Indonesia menunjukkan daya tarik pasar yang kuat, terutama untuk impor komoditas utama dari China seperti mesin dan peralatan mekanik, nilainya naik 17.47% pada tahun 2024. Fluktuasi data impor yang tidak menentu melalui jalur utama perdagangan Jawa Timur, Pelabuhan Tanjung Perak, menghadirkan tantangan perencanaan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja peramalan Model Holt-Winters dan Model Prophet dalam meramalkan biaya impor sektor terpilih tersebut. Analisis data dilakukan dengan optimalisasi parameter kedua model, diikuti dengan validasi struktural menggunakan Time Series Cross Validation (TSCV) dan uji Ljung-Box. Hasil kemudian dievaluasi akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) lalu dibandingkan. Hasil menunjukkan bahwa Model Prophet unggul dalam keakuratan dengan MAPE 6.56%, dibandingkan dengan Model Holt-Winters dengan MAPE 12.29% pada data uji. Memberikan kesimpulan bahwa Model Prophet dengan optimasi hiperparameter dan variabel eksogen mampu menangkap tren dan musiman yang kompleks, sehingga model prophet menjadi metode peramalan paling optimal dan direkomendasikan untuk proyeksi biaya impor sektor terpilih ini di masa mendatang

Downloads

Published

2026-02-21

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories