ANALISIS PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) DI UMKM MINUMAN ES TEH JUMBO LIFIA TEA, NGARINGAN, KABUPATEN GROBOGAN
Keywords:
Good Manufacturing Practices, es teh jumbo, higiene, sanitasiAbstract
Banyaknya bermunculan usaha es teh jumbo baik franchise maupun dari pribadi di berbagai daerah menjadi fenomena dan peluang usaha tersendiri bagi masyarakat. Penempatan kontainer yang mudah dijangkau dan terletak dipinggir jalan menjadi strategi para pelaku usaha, namun di sisi lain memiliki keterbatasan akses untuk sanitasi dan perlengkapan yang seadanya. Good Manufacturing Practices (GMP) merupakan sistem untuk mengontrol kualitas berkaitan dengan pelaksanaan operasi sanitasi dan higiene pangan pada proses produksi dan penanganan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) selama proses pengolahan minuman es teh jumbo di Lifia Tea, Ngaringan, Kabupaten Grobogan. Kajian dilakukan dengan wawancara dan observasi lapangan serta data dianalisis menggunakan Gap Analysis Checklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GMP pada UMKM es teh jumbo Lifia Tea memiliki skor rata-rata 89,05%, sehingga 10,95% bagian penerapannya belum sesuai dengan ketentuan GMP dalam Peraturan Kementerian Perindustrian No. 75 Tahun 2010. Faktor ketidaksesuaian terbesar berasal dari aspek pencatatan dan dokumentasi sebesar 33,34% dan pelatihan sebesar 23,33% sehingga perlu adanya perbaikan pada pencatatan dan dokumentasi dari proses penerimaan bahan sampai distribusi, pemberian penyuluhan dan pelatihan secara berkala dan terjadwal terkait dengan higiene dan sanitasi, dan perbaikan lainnya yang belum sesuai dengan ketentuan GMP dalam Peraturan Kementerian Perindustrian No. 75 Tahun 2010.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
