EVALUASI AKURASI MODEL ARIMAX DAN PROPHET DALAM PERAMALAN HARGA CABAI MERAH BESAR

Authors

  • Novel Ayu Fitriyanti Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, Indonesia
  • Isti Surjandari Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, Indonesia

Keywords:

peramalan harga, ARIMAX, Prophet, fluktuasi harga pangan, cabai merah besar

Abstract

Komoditas cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia karena terkenal memiliki harga yang berfluktuasi tajam secara musiman, sehingga berdampak pada ketidak pastian pasar dan risiko kerugian bagi pelaku usaha. Analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan nilai akurasi pada model ARIMAX dan Prophet. ARIMAX dikenal lebih unggul pada data yang terpengaruh secara signifikan oleh variabel external. Sementara itu, Prophet unggul dalam menangani data yang memiliki nilai hilang dan tren yang berubah, menjadikannya cocok untuk data harga cabai merah yang dinamis dan sensitif terhadap variabel external. Data yang digunakan berasal dari catatan harga periode 2020–2025 yang diperoleh dari Bank Indonesia. Analisis dilakukan melalui proses pengujian stasioneritas, pemilihan model, dan evaluasi akurasi. Evaluasi akurasi dilakukan berdasarkan nilai Mean Absolute Persentage Error (MAPE). Hasil analisis menunjukkan bahwa model ARIMAX menghasilkan nilai MAPE 7,95%. Sementara itu, model Prophet mampu menangkap pola musiman tahunan dan tren jangka panjang, tetapi akurasinya lebih rendah dari ARIMAX, yaitu 16,85%

Downloads

Published

2026-02-21

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories