INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH TEMBAKAU MENJADI BIOPESTISIDA DI DESA PRAGU, KECAMATAN SULANG, KABUPATEN REMBANG
Keywords:
biopestisida, efisiensi, limbah tembakau, optimalisasiAbstract
Penumpukan limbah tembakau di Desa Pragu Kecamatan Sulang yang sebagian besar tidak dimanfaatkan ternyata terdapat potensi besar dan inisiatif awal dari beberapa petani untuk mengolahnya menjadi biopestisida. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi optimalisasi, pengembangan, dan peningkatan efisiensi pengolahan limbah tembakau dengan metode penelitian yang digunakan adalah Campuran Sederhana (Mix Method) yaitu melalui survey terstruktur dan wawancara oleh 30 petani di Desa Pragu guna menganalisis data statistik deskriptif untuk data kuantitatif dan analisis tematik untuk merumuskan strategi. Lima dari 30 petani (16,7%) telah melakukan proses pengolahan limbah yang masih menggunakan peralatan sederhana dengan cara perebusan limbah tembakau dan kondensasi uap. Kendala utama yang dihadapi adalah adanya kebocoran alat karena masih menggunakan alat yang sederhana dan kendala efisiensi waktu untuk proses kondensasi yang lambat, serta kendala legalitas untuk distribusi produk secara umum. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi optimalisasi harus berfokus pada Peningkatan efisiensi alat, Pengembangan ekonomi dengan penguatan branding, dan penguatan kelembagaan dengan pendampingan pengurusan izin edar atau legalitas (P-IRT atau BPOM). Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi limbah dan menjamin keberlanjutan inovasi
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
