PEMODELAN PERTUMBUHAN JANIN DENGAN PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA (PDE) UNTUK DETEKSI DINI GANGGUAN PERTUMBUHAN
Keywords:
Deteksi Dini, Model Gompertz, Persamaan Diferensial Biasa, Pertumbuhan JaninAbstract
Gangguan pertumbuhan janin (Fetal Growth Restriction/FGR) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal dan mempengaruhi 5−10% kehamilan. Metode konvensional untuk memantau pertumbuhan janin seperti pengukuran tinggi fundus uteri dan berat janin melalui USG, sangat sensitive dan kurang akurat. Penelitian ini mengembangkan Persamaan Diferensial Biasa (PDB) untuk memodelkan deteksi gangguan pertumbuhan pada janin seperti makrosomia dan hambatan pertumbuhan intrauteri (IUGR). Hasilnya menunjukkan bahwa model Gompertz sangat akurat untuk empat parameter biometrik, Biparietal Diameter (BPD), Femur Length (FL), Head Circumference (HC), dan Abdominal Circulumference (AC). Oleh karena itu, FL mencapai 𝑅2=1,00, RMSE=0,53 𝑚𝑚, dan BPD mencapai 𝑅2=0,92. Namun, untuk parameter sirkumferensi HC dan AC, ada keterbatasan 𝑅2, masing-masing 0,85 dan 0,67. Model ini memungkinkan perhitungan instantaneous dan prediksi proyektif untuk deteksi IUGR dini sebelum gejala klinis muncul, yang memungkinkan intervensi medis lebih awal pada kehamilan berisiko tinggi
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
