KOMPARASI MODEL EXPONENTIAL SMOOTHING DAN TREN KUADRATIK PADA PERAMALAN JUMLAH PERNIKAHAN DI PROVINSI JAWA BARAT DAN NUSA TENGGARA TIMUR
Keywords:
Double Exponential Smoothing, Peramalan deret waktu, Pernikahan, Single Exponential Smoothing, Tren KuadratikAbstract
Penurunan angka pernikahan di Indonesia menimbulkan kekhawatiran terhadap implikasi bagi dinamika kependudukan terutama potensi penurunan angka kelahiran, dimana Provinsi Jawa Barat memiliki jumlah pernikahan sebanyak 292.969 pernikahan tahun 2024, sedangkan Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki jumlah pernikahan sebanyak 2.775 pernikahan tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan jumlah pernikahan di Provinsi Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur selama 10 tahun kedepan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Badan Pusat Statistik tahun 2010-2024 berupa jumlah pernikahan di Provinsi Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur yang dianalisis memakai metode single exponential smoothing, double exponential smoothing, dan tren kuadratik. Hasil analisis menunjukkan bahwa ramalan 10 tahun kedepan berdasarkan tren kuadratik yang optimum menunjukkan jumlah pernikahan Provinsi Jawa Barat menurun dari 270.529 pernikahan tahun 2025 menjadi 6.326 pernikahan tahun 2034, sementara Provinsi Nusa Tenggara Timur juga menurun dari 2.743,78 pernikahan tahun 2025 menjadi 522,45 pernikahan tahun 2034. Hasil tersebut menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih adaptif dan responsif terhadap fenomena penurunan pernikahan, termasuk penguatan dukungan sosial-ekonomi, peningkatan kesiapan menikah, serta strategi pembangunan yang selaras dengan tujuan SDGs
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
