PENERAPAN METODE FUZZY TSUKAMOTO UNTUK DIAGNOSIS TINGKAT HIPERTENSI BERBASIS TIGA VARIABEL PADA PASIEN APOTEK ES
Keywords:
Defuzzifikasi, Diagnosis Hipertensi, Fuzzifikasi, Fuzzy Tsukamoto, Inferensi FuzzyAbstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering disebut silent killer karena umumnya tidak menunjukkan gejala yang jelas hingga menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, dan gangguan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Fuzzy Tsukamoto sebagai sistem pendukung diagnosis tingkat hipertensi berdasarkan tiga variabel utama, yaitu tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, dan usia. Pendekatan logika fuzzy digunakan karena mampu menangani ketidakpastian dan ketidaktepatan data medis sehingga menghasilkan keputusan yang lebih adaptif. Penelitian ini menggunakan data dari 139 pasien Apotek ES di Magelang dengan menerapkan tiga tahapan utama, yaitu fuzzifikasi, inferensi menggunakan 27 aturan (rule), dan defuzzifikasi untuk memperoleh hasil keluaran tegas (crisp output). Berdasarkan hasil pengujian, sistem Fuzzy Tsukamoto menunjukkan tingkat kesesuaian sebesar 70% dengan klasifikasi hipertensi menurut Pedoman Kementerian Kesehatan RI tahun 2023. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Fuzzy Tsukamoto cukup efektif dan relevan digunakan sebagai alat bantu diagnosis awal hipertensi, khususnya untuk mendukung pengambilan keputusan medis di fasilitas pelayanan kesehatan dasar maupun apotek
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
