DAMPAK KEMARAU BASAH TERHADAP PRODUKSI DAN HARGA GARAM:
TINJAUAN PUSTAKA DAN ANALISIS KASUS PESISIR JUWANA, KABUPATEN PATI
Keywords:
Harga Garam, Kemarau Basah, Pesisir Juwana, Produksi Garam, Tinjauan PustakaAbstract
Kemarau basah yang ditandai dengan peningkatan curah hujan pada musim kering telah mengubah proses produksi garam yang sangat bergantung pada intensitas cahaya matahari. Kondisi ini menyebabkan ketidakstabilan pasokan dan fluktuasi harga yang berdampak langsung pada ketahanan pasar garam rakyat. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kemarau basah terhadap produksi dan harga garam melalui metode tinjauan pustaka terhadap sepuluh artikel ilmiah terpublikasi pada periode 2020–2025, serta melakukan analisis kasus dengan membandingkan temuan-temuan dalam pustaka tersebut dengan kondisi produksi dan harga garam di wilayah pesisir Juwana, Kabupaten Pati. Analisis dilakukan dengan memeriksa hasil empiris dari setiap artikel untuk mengetahui apakah pola hubungan antarvariabel selaras dan untuk memahami dampak hasil tersebut terhadap struktur pasar lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun produksi selalu menurun selama musim kemarau basah dampaknya terhadap harga bervariasi tergantung pada struktur distribusi dan kekuatan pasar di setiap daerah. Perbandingan dengan kondisi Juwana menunjukkan bahwa penurunan produksi yang mengakibatkan posisi tawar petani yang rendah tidak selalu diikuti oleh peningkatan harga. Kajian ini menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan pasar dan pendekatan adaptasi iklim adalah strategi yang sangat penting
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
