ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KABUPATEN PROBOLINGGO MENGGUNAKAN MODEL REGRESI BINOMIAL NEGATIF
Keywords:
demam berdarah dengue (DBD), faktor risiko, overdispersi, regresi binomial negatifAbstract
Salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling signifikan di Kabupaten Probolinggo adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari faktor risiko seperti kepadatan penduduk, jumlah hari hujan, dan fasilitas kesehatan, khususnya puskesmas dan puskesmas pembantu terhadap jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Probolinggo. Selain itu, penelitian ini menentukan variabel mana yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Penelitian ini menggunakan data cacah atau data sekunder kasus DBD. Model Regresi Binomial Negatif digunakan sebagai metode analisis karena dapat menangani karakteristik data cacah yang sering mengalami overdispersi, yaitu nilai varians lebih besar dari nilai mean yang terjadi ketika model Regresi Poisson tidak memadai. Studi ini akan menghasilkan model statistik terbaik dan secara parsial menunjukkan pengaruh signifikan dari setiap variabel prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan jumlah hari hujan merupakan faktor risiko yang berperan signifikan terhadap terjadinya kasus DBD di Kabupaten Probolinggo tahun 2023. Diharapkan setelah ditemukan faktor risiko yang paling signifikan dapat membantu pemerintah khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dalam membuat strategi pencegahan dan pengendalian DBD di tahun 2025 ini lebih efisien dan tepat sasaran
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
