PERANCANGAN PROTOTYPE SISTEM ADMINISTRASI PERJALANAN DINAS MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING DI PEMERINTAH KOTA KEDIRI

Authors

  • Farid Ade Setiawan Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia
  • Febyanti Rachman Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia
  • Ismail Nurdin Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia
  • Rozali Ilham Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia
  • Mulyadi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia

Keywords:

Administrasi Perjalanan Dinas, Design Thinking, Prototype, SILADIN, SPBE

Abstract

Pemerintah Kota Kediri terus mendorong implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik. Namun, proses administrasi perjalanan dinas, khususnya pada tahapan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), masih dilakukan secara manual dan bergantung pada dokumen fisik (paper-based). Kondisi ini menyebabkan lambatnya birokrasi akibat antrean tanda tangan basah, tingginya risiko kehilangan bukti transaksi di lapangan, serta rekapitulasi data anggaran yang berulang dan rentan kesalahan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah purwarupa Sistem Layanan Administrasi Perjalanan Dinas (SILADIN) yang inovatif, terintegrasi, dan paperless guna mengatasi inefisiensi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data secara eksklusif melalui wawancara mendalam kepada enam informan kunci. Perancangan sistem dikembangkan menggunakan metode Design Thinking melalui tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Penelitian ini menghasilkan purwarupa berupa rancangan antarmuka pengguna yang berfokus pada penyelesaian masalah pasca-perjalanan dinas. Hasil pengujian menggunakan metode System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 82,5 yang termasuk dalam kategori Excellent. Kesimpulannya, purwarupa ini secara efektif mampu memvisualisasikan solusi untuk memangkas waktu birokrasi, mengamankan bukti transaksi, meringankan beban kerja ASN pelaksana, dan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories