KLASTERISASI KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR BERDASARKAN INDIKATOR KEMISKINAN DAN SOSIAL EKONOMI TAHUN 2025 MENGGUNAKAN ANALISIS HIERARCHICAL CLUSTERING DAN K-MEANS

Authors

  • Nur Lailatul Nazilah Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Indonesia
  • Nuramaliyah Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Indonesia

Keywords:

kemiskinan, hierarchical Klastering, K-Means clustering, nilai silhouette

Abstract

Kemiskinan masih menjadi fokus utama pembangunan ekonomi di Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Timur. Ketimpangan kondisi sosial ekonomi antarkabupaten/kota menjadi fokus utama pemerintah untuk penyusunan kebijakan. Pengelompokkan wilayah berdasarkan karakteristiknya menjadi salah satu solusi untuk permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupatan/kota di Provinsi Jawa Timur menggunakan metode hierarchical clustering dan K-Means clustering dengan delapan indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal sebanyak tiga klaster menghasilkan pola pengelompokan yang relatif serupa, dengan perbedaan hanya pada Kabupaten Gresik. Dua komponen utama mampu menjelaskan 85% variasi data dengan nilai silhouette sebesar 0,386 menunjukkan struktur klaster berada pada kategori cukup/fair structure. Secara keseluruhan diketahui kabupaten/kota di Jawa Timur memiliki karakteristik kemiskinan dan sosial ekonomi yang berbeda sehingga dapat digunakan sebagai dasar awal dalam penyusunan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih tepat sasaran.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories