PEMODELAN DAN PERAMALAN KOMODITAS TEH DI JAWA BARAT MENGGUNAKAN VECTOR AUTOREGRESSIVE

Authors

  • Tri Wahyuni Program Studi Statistika, Universitas Terbuka, Bandung, Indonesia

Keywords:

Vector Autoregressive (VAR), model, peramalan, perkebunan, teh

Abstract

Teh merupakan salah satu komoditas unggulan di Jawa Barat. Pada tahun 2025, luas areal tanaman teh mencapai 74.077 hektare dan produksi 90.514 ton. Kontribusi Jawa Barat terhadap sektor teh nasional sangat dominan, di mana sekitar 70,4% dari luas areal teh nasional berasal dari Jawa Barat dan produksi teh nasional juga sebagian besar disumbangkan oleh Jawa Barat, dengan rata-rata kontribusi sebesar 67%. Namun, dalam lima tahun terakhir terjadi penurunan luas dengan rata-rata 4,09% dan rata-rata penurunan produksi sebesar 2,37%. Untuk mengetahui sejauh mana prospek komoditas teh di Jawa Barat ke depan, penelitian ini dilakukan untuk memperoleh model Vector Autoregressive (VAR) terbaik dalam meramalkan kondisi komoditas teh di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik adalah VAR (1) dengan dua estimasi model untuk variabel produksi dan ekspor. Hasil peramalan menunjukkan bahwa produksi dan ekspor akan mengalami penurunan pada tahun 2026, kemudian akan meningkat pada tahun 2027 dan kembali menurun pada tahun 2028. Sementara pada tahun 2029, produksi akan meningkat sedangkan ekspor akan kembali menurun. Selanjutnya pada tahun 2030 produksi dan ekspor akan meningkat. Tingkat akurasi peramalan berdasarkan nilai MAPE menunjukkan bahwa model VAR (1) memiliki kemampuan prediksi yang sangat baik untuk variabel produksi dengan nilai MAPE 6,11% dan kemampuan prediksi yang baik untuk variabel ekspor dengan nilai MAPE 12,95%.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories