ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN BERSIH PETANI DAN INVESTOR PADA SISTEM BAGI HASIL USAHATANI JAGUNG DI DESA ILOHELUMA KECAMATAN TILONGKABILA

Authors

  • Nur Haliza Adam Program Studi Agribisnis, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia
  • Andi Suci Anita Program Studi Agribisnis, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia

Keywords:

investor, pendapatan bersih, petani, sistem bagi hasil, usahatani jagung

Abstract

Usaha jagung merupakan salah satu sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam meningkatkan pendapatan Masyarakat di kecamatan Tilongkabila. Pada praktiknya, banyak petani menerapkan system bagi hasil dengan investor karena keterbatasan modal produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pendapatan bersih petani dan investor pada sistem bagi hasil usahatani jagung di kecamatan Tilongkabila. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis pendapatan usahatani. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari petani jagung yang menerapkan sistem bagi hasil. Analisis data dilakukan dengan menghitung total biaya, penerimaan, dan pendapatan bersih masing-masing pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bagi hasil memberikan keuntungan bagi petani maupun investor, namun terdapat perbedaan pendapatan bersih yang dipengaruhi oleh besarnaya modal, biaya produksi, hasil panen, dan sistem pembagian keuntungan. Pendapatan petani cenderung lebih besar dibandingkan investor karena petani menanggung tenaga kerja dan resiko produksi secara langsung. Oleh karena itu, diperlakukan sistem pembagian hasil yang lebih adil agar kesejahteraan petani dapat meningkat.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories