ANALISIS PROSPEKTIF AGRIBISNIS JAMBU BIJI:

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BERBASIS FINANSIAL DAN NON FINANSIAL DI KEBUN AGREFI BENGKULU

Authors

  • Laura Anggela Fiska Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia
  • Timbul Rasoki Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia

Keywords:

agribisnis, jambu biji, kelayakan usaha

Abstract

Pengembangan agribisnis hortikultura memegang peran penting dalam menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat ketahanan pangan. Penelitian ini menganalisis kelayakan operasional Kebun Jambu Agrefi di Kelurahan Bumiayu, Kota Bengkulu, melalui integrasi dimensi finansial dan nonfinansial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif, data dihimpun secara langsung melalui wawancara mendalam bersama pelaku usaha serta observasi lapangan, didukung dokumentasi sektoral yang relevan. Evaluasi finansial diukur melalui indikator Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Break Even Point (BEP), dan Payback Period (PP). Sementara itu, dimensi nonfinansial memetakan aspek pasar, teknis, manajemen, legalitas, hingga dampak sosial-lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan investasi awal Rp15.950.000 dan modal kerja tahunan Rp39.300.000, usaha ini mampu mengamankan pendapatan Rp72.000.000 per tahun (laba bersih Rp32.700.000). Efisiensi keuangan terbukti sangat sehat dengan nilai R/C Ratio mencapai 1,83, titik impas (BEP) pada volume produksi 3.275 kg, serta pemulihan modal (PP) yang tergolong akseleratif selama 0,49 tahun. Secara nonfinansial, Kebun Jambu Agrefi dinilai layak karena memiliki basis pasar yang konsisten, agroteknis budidaya yang mapan, serta patuh hukum. Lebih dari sekadar profitabel, eksistensi kebun ini memberikan eksternalitas positif bagi kesejahteraan komunitas lokal dan menunjukkan pengelolaan lingkungan yang terkontrol. Temuan ini menegaskan bahwa Kebun Jambu Agrefi memiliki legitimasi kuat untuk diproyeksikan sebagai model agribisnis hortikultura yang kompetitif dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories