PREDIKSI DEGRADASI KLUB BRI SUPER LEAGUE 2025/2026 MENGGUNAKAN MODEL STATISTIK POISSON DAN SIMULASI MONTE CARLO
Keywords:
degradasi liga, distribusi Poisson, simulasi Monte Carlo, BRI Super League, prediksi olahragaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan memprediksi probabilitas degradasi klub peserta BRI Super League 2025/2026 menggunakan pendekatan statistik berbasis distribusi Poisson dan simulasi Monte Carlo. Data klasemen 18 klub pada pekan ke-33 dari total 34 pekan digunakan sebagai basis analisis. Model Poisson diterapkan untuk mengestimasi ekspektasi hasil pertandingan berdasarkan rata-rata gol per laga, sedangkan simulasi Monte Carlo dengan 10.000 iterasi digunakan untuk memodelkan distribusi poin akhir musim bagi tim-tim di zona bawah klasemen. Indikator tambahan meliputi points per game (PPG), selisih gol (goal difference/GD), dan jarak poin terhadap batas aman degradasi. Hasil analisis menunjukkan PSBS Biak (18 poin, GD −57) dan Semen Padang FC (20 poin, GD −40) memiliki probabilitas degradasi langsung mendekati 100%, sementara Persis Solo (31 poin) berada di zona playoff dengan probabilitas bertahan hanya 15,2%. Madura United FC (32 poin) teridentifikasi memiliki risiko 31,4% tergeser ke zona playoff pada pekan terakhir. Korelasi Pearson antara selisih gol dan probabilitas keselamatan dari degradasi ditemukan sangat kuat (r = 0,963, p < 0,001). Penelitian ini mendemonstrasikan bahwa metode statistik kuantitatif dapat digunakan secara efektif untuk analisis prediktif kompetisi sepak bola profesional Indonesia.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
