PROTOTYPE SMART HOME SECURITY MENGGUNAKAN SENSOR FACE RECOGNITION & SW-420 VIBRATOR SENSOR

Authors

  • Rendi Yustio Teknik Informatika/Institut Teknologi Pagar Alam, Pagar Alam, Indonesia
  • Sigit Candra Setya Teknik Informatika/Institut Teknologi Pagar Alam, Pagar Alam, Indonesia
  • Siti Muntari Teknik Informatika/Institut Teknologi Pagar Alam, Pagar Alam, Indonesia

Keywords:

Smarthome Security, Internet Of Things (Iot), Esp32-Cam, Radio Frequency Identification, Sw-420 Vibrator Sensor

Abstract

Tingkat kriminalitas di Kota Pagar Alam terutama kasus pencurian dan pembobolan rumah semakin tinggi, menunjukkan bahwa sistem keamanan rumah masih memiliki kelemahan. sistem tradisional yang mengandalkan kunci manual rentan dicuri, diduplikasi, atau dibobol orang tidak bertanggung jawab. untuk itu, penelitian ini bertujuan membuat prototype smarthome security menggunakan face Recognition dan Sw-420 Vibrator Module berbasis Internet of Things (IoT). Face Recognition pada ESP32-CAM untuk menangkap wajah dan mengirimkannya ke bot Telegram untuk diverifikasi oleh penghuni rumah. Jika dikenali, akses diberikan; jika tidak, pintu tetap terkunci. metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) meliputi perencanaan kebutuhan, desain, dan implementasi. pengujian dilakukan dengan metode black box testing dan alpha testing. Hasil pengujian fungsional memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 88,89% pada pengujian pertama dan meningkat menjadi 100% pada pengujian kedua dengan kategori sangat baik. Pengujian SW-420 Vibrator Sensor menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada jarak 0–10 cm dengan rata-rata waktu respons sistem sebesar 0,250 ms, 0,304 ms, dan 0,304 ms untuk masing-masing sensor. Pengujian RFID RC522 menunjukkan kartu terdaftar dapat dikenali pada jarak 0–7 cm dengan rata-rata waktu respons 0,326 ms, sedangkan kartu yang tidak terdaftar hanya terdeteksi pada jarak 0–3 cm dengan rata-rata waktu respons 0,356 ms dan akses berhasil ditolak. Selain itu, rata-rata waktu respons perintah Telegram /Open sebesar 0,096 ms, pengiriman foto 1,3000 ms, dan live streaming 146 detik. Berdasarkan hasil tersebut, seluruh fitur sistem berhasil diimplementasikan sesuai perancangan sehingga prototype Smart Home Security mampu meningkatkan keamanan rumah melalui autentikasi ganda, deteksi dini percobaan pembobolan, pemberian notifikasi secara real-time, serta monitoring dan pengendalian jarak jauh melalui Telegram Bot.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories