PERANCANGAN PROTOTIPE ANTARMUKA DAN PENGALAMAN PENGGUNA LAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DIGITAL INKLUSIF BERBASIS DESIGN THINKING DI KABUPATEN BOALEMO

Authors

  • Muammar Basrun Dai Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia
  • Akbar Fadhillah Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia
  • Titis Sari Putri Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia

Keywords:

administrasi kependudukan digital, design thinking, desain inklusif, prototipe UI/UX, layanan berbasis desa

Abstract

Transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan memerlukan antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX) yang membantu warga memahami persyaratan, mengikuti alur, dan mengetahui tindak lanjut. Penelitian ini bertujuan merancang high-fidelity prototype konseptual Akses Administrasi Kependudukan Digital Inklusif (AKSADUKI) sebagai lapisan akses, informasi, dan pendampingan awal berbasis desa, dengan Kabupaten Boalemo sebagai konteks awal perancangan. Pendekatan perancangan konseptual berbasis Design Thinking didukung kajian pustaka naratif-konseptual, telaah regulasi, publikasi statistik resmi, dan data agregat institusional. Literatur disintesis secara tematik untuk merumuskan kebutuhan pengguna dan keputusan desain, sedangkan data institusional dianalisis secara deskriptif sebagai penguat konteks. Tahap Empathize, Define, Ideate, dan Prototype menghasilkan tujuh tema kebutuhan yang diterjemahkan ke dalam user flow, informasi layanan, formulir pengajuan, Riwayat Pengajuan, status dan Detail Pengajuan, dashboard aktor, serta representasi pengelolaan akun dan peran akses. Prototipe memetakan fungsi Warga, Operator Desa, Kepala Dinas, dan Admin Sistem. Catatan perbaikan teridentifikasi sebagai kebutuhan, tetapi belum divisualisasikan secara memadai. AKSADUKI bukan pengganti Sistem Informasi Administrasi Kependudukan, Identitas Kependudukan Digital, INA Digital, kanal resmi, ataupun basis data baru. Karena tahap Test belum dilaksanakan, hasil penelitian merupakan dasar konseptual bagi validasi kebutuhan dan evaluasi prototipe, bukan bukti usability, inklusivitas empiris, efektivitas, keamanan teknis, integrasi, atau kesiapan operasional.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories