STRUKTUR KOMUNITAS SERANGGA DI WILAYAH PERALIHAN ANTARA LAHAN PERTANIAN DAN PEMUKIMAN :
STUDI KASUS DI KABUPATEN SUBANG
Keywords:
keanekaragaman serangga, struktur komunitas, wilayah peralihan, indeks ekologi, penggunaan lahanAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keanekaragaman serangga sebagai indikator keseimbangan ekosistem, khususnya pada wilayah peralihan antara lahan pertanian dan pemukiman yang mengalami tekanan akibat perubahan penggunaan lahan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas serangga di wilayah tersebut di Kabupaten Subang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik penjelajahan, serta pengambilan sampel menggunakan pitfall trap, light trap, dan sweep net pada sembilan plot pengamatan. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, dominasi Simpson, keseragaman, dan kekayaan spesies. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 434 individu yang terdiri atas 33 spesies. Nilai indeks keanekaragaman (H’) sebesar 1,572 tergolong sedang, indeks dominasi (D) sebesar 0,457 tergolong sedang, indeks keseragaman (E) sebesar 0,047 tergolong rendah, dan indeks kekayaan (R) sebesar 5,269 tergolong tinggi. Dominasi spesies Carebara sp. menunjukkan adanya ketimpangan distribusi individu dalam komunitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan penggunaan lahan memengaruhi struktur komunitas serangga, sehingga pemahaman terhadap kondisi ini penting sebagai dasar pengelolaan lingkungan berkelanjutan guna menjaga stabilitas ekosistem.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
