PENENTUAN LOKASI DAN JALUR EVAKUASI BENCANA BANJIR DI KAWASAN BENGAWAN SOLO SEBAGAI UPAYA MITIGASI

(STUDI KASUS KABUPATEN SRAGEN)

Authors

  • A’an Aris Munandar Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
  • Ulul Hidayah Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

Keywords:

jalur dan lokasi evakuasi, mitigasi bencana, Sungai Bengawan Solo

Abstract

Setiap wilayah harus meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengatasi bencana alam. Kabupaten Sragen memiliki tingkat kerawanan banjir yang tinggi, terutama di kawasan bantaran Sungai Bengawan Solo. Meski berbagai upaya mitigasi telah dilakukan, pemetaan lokasi dan jalur evakuasi belum tersedia secara memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis titik evakuasi serta jalur yang aman bagi masyarakat di kawasan sempadan sungai. Data yang digunakan meliputi peta curah hujan, kelerengan, elevasi, jenis tanah, tutupan lahan, dan kerapatan sungai. Analisis dilakukan dengan pendekatan spasial menggunakan weighted overlay berbasis AHP, indeks spasial H3 Hexagon, serta Network Analysis dengan metode closed facility. Hasil kajian menunjukkan bahwa wilayah Sragen terbagi ke dalam 456 sel heksagon, dengan 297 sel tergolong aman dan 159 sel berada pada zona rawan banjir. Dari analisis jaringan, diperoleh 28 jalur evakuasi terdekat yang melayani 29 kelurahan rawan banjir di sekitar Bengawan Solo.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories