PEMETAAN KARAKTERISTIK KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI SUMATERA BARAT BERDASARKAN INDIKATOR KESEJAHTERAAN RAKYAT TAHUN 2025 MENGGUNAKAN ANALISIS MULTIDIMENSIONAL SCALING

Authors

  • Dini Wulandari. S Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia
  • Siti Hadijah Hasanah Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia

Keywords:

kesejahteraan rakyat, multidimensional scaling, pemetaan, Sumatera Barat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan karakteristik kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat berdasarkan indikator kesejahteraan rakyat tahun 2025, guna mengetahui tingkat kemiripan karakteristik antardaerah serta mengidentifikasi daerah yang memerlukan perhatian lebih dalam pembangunan kesejahteraan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Multidimensional Scaling dengan menggunakan variabel laju pertumbuhan penduduk, angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah, pengeluaran per kapita, tingkat pengangguran terbuka, tingkat partisipasi angkatan kerja, persentase penduduk miskin, dan indeks kedalaman kemiskinan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah perkotaan, seperti Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kota Sawahlunto, dan Kabupaten Tanah datar memiliki tingkat kesejahteraan relatif lebih tinggi yang didukung oleh tingginya pengeluaran per kapita. Sebagian besar wilayah kabupaten menunjukkan kemiripan pada aspek pendidikan, ketenagakerjaan, kependudukan dan kemiskinan. Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan wilayah yang paling berbeda dibandingkan daerah lainnya, yang ditandai dengan tingginya tingkat kemiskinan serta rendahnya pengeluaran per kapita dan rata-rata lama sekolah. Peta persepsi dua dimensi yang dihasilkan memiliki nilai Stress sebesar 4,11% dan nilai 𝑅2 sebesar 99,83%, yang menunjukkan model Multidimensional Scaling mampu merepresentasikan data dengan tingkat ketepatan yang sangat baik. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories