ANALISIS KUALITAS SUMBER AIR MINUM DI KAMPUNG PAMUBUSAN KABUPATEN BANDUNG BERDASARKAN PARAMETER FISIKOKIMIA DAN MIKROBIOLOGI

Authors

  • Tovan Ismaya Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Terbuka, Kota Bandung, Indonesia
  • Iffana Dani Maulida Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia

Keywords:

Air bersih, uji air minum, sumber air minum, kualitas air minum

Abstract

Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia di mana pun berada. Di Kampung Pamubusan, Desa Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung, sebagian warga memanfaatkan sumber air yang berlokasi di area Masjid At-Taubah untuk kebutuhan sehari-hari, khususnya untuk sumber air minum. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan sumber air minum (deteksi dini) di daerah tersebut berdasarkan parameter fisikokimia dan deteksi bakteri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan alat Multifunctional Water Quality Meter YY-1010 untuk parameter fisikokimia, metode kualitatif dengan menggunakan alat H2S Test Kit untuk parameter deteksi bakteri terpilih, dan uji lanjutan kuantitatif di laboratorium bersertifikasi. Acuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 mengenai Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Berdasarkan hasil pengujian kualitatif, terdapat perubahan warna air sampel pada alat uji dari bening menjadi hitam pekat. Warna hitam pekat yang terlihat pada botol sampel merupakan gas H₂S hasil metabolisme Coliform dan E. coli. Hal ini terjadi karena mikroorganisme dalam air bereaksi dengan reagen dan strip, menghasilkan endapan sulfida. Hal ini diperkuat dengan hasil uji lanjutan di Laboratorium Pengujian Universitas Padjajaran, dimana terdapat E. coli (240 APM/mL) dan Coliform (460 MPN/100mL) pada sampel air yang diuji.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories