PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KADAR PROTEIN, RENDEMEN, DAN TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN PADA BAKSO AYAM BERBASIS TEPUNG TEMPE
Keywords:
bakso ayam, tepung daun kelor, protein, rendemen, uji hedonikAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar protein, rendemen, dan tingkat kesukaan panelis pada bakso ayam berbasis tepung tempe. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan, yaitu penambahan tepung daun kelor sebesar 0% (P0), 3% (P1), 6% (P2), dan 9% (P3), masing-masing diulang tiga kali. Tingkat kesukaan produk diuji menggunakan 30 panelis tidak terlatih, yang kemudian datanya dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf nyata 5% (𝛼=0,05) serta dilanjutkan dengan Duncan's Multiple Range Test (DMRT), di mana hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor berpengaruh nyata (𝑃<0,05) terhadap kadar protein, rendemen, dan tingkat kesukaan panelis, dengan perlakuan P3 menghasilkan kadar protein serta rendemen tertinggi masing-masing sebesar 17,22% dan 88,45%, sedangkan perlakuan P0 menghasilkan skor kesukaan keseluruhan tertinggi sebesar 6,37. Formulasi perlakuan P1 dengan konsentrasi 3% meningkatkan kadar protein serta rendemen dibandingkan kontrol, menghasilkan tingkat kesukaan keseluruhan yang tidak berbeda nyata dari P0, sehingga layak dipertimbangkan sebagai formula terbaik yang menyeimbangkan peningkatan nilai gizi dengan penerimaan panelis.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
