PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KADAR PROTEIN, RENDEMEN, DAN TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN PADA BAKSO AYAM BERBASIS TEPUNG TEMPE

Authors

  • Annisa Assalafiyah Mukarromah Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka Jalan Pondok Cabe Raya Ciputat, Tanggerang Selatan, 15418, Indonesia
  • Athiefah Fauziyyah Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka Jalan Pondok Cabe Raya Ciputat, Tanggerang Selatan, 15418, Indonesia

Keywords:

bakso ayam, tepung daun kelor, protein, rendemen, uji hedonik

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar protein, rendemen, dan tingkat kesukaan panelis pada bakso ayam berbasis tepung tempe. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan, yaitu penambahan tepung daun kelor sebesar 0% (P0), 3% (P1), 6% (P2), dan 9% (P3), masing-masing diulang tiga kali. Tingkat kesukaan produk diuji menggunakan 30 panelis tidak terlatih, yang kemudian datanya dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf nyata 5% (𝛼=0,05) serta dilanjutkan dengan Duncan's Multiple Range Test (DMRT), di mana hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor berpengaruh nyata (𝑃<0,05) terhadap kadar protein, rendemen, dan tingkat kesukaan panelis, dengan perlakuan P3 menghasilkan kadar protein serta rendemen tertinggi masing-masing sebesar 17,22% dan 88,45%, sedangkan perlakuan P0 menghasilkan skor kesukaan keseluruhan tertinggi sebesar 6,37. Formulasi perlakuan P1 dengan konsentrasi 3% meningkatkan kadar protein serta rendemen dibandingkan kontrol, menghasilkan tingkat kesukaan keseluruhan yang tidak berbeda nyata dari P0, sehingga layak dipertimbangkan sebagai formula terbaik yang menyeimbangkan peningkatan nilai gizi dengan penerimaan panelis.

Downloads

Published

2026-08-31

Conference Proceedings Volume

Section

Artikel

Categories