ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BAWANG MERAH DI DATARAN TINGGI CANDUANG KAB AGAM SUMATERA BARAT
Keywords:
BEP produksi, BEP harga, dataran tinggi, kelayakan usaha, R/C Ratio, usahatani bawang merahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sisi finansial serta profitabilitas budi daya bawang merah (Allium cepa L.) di daerah dataran tinggi Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan penentuan sampel secara sengaja (purposive sampling). Analisis data meliputi seluruh pengeluaran (tetap dan variable), penerimaan, serta indikator kelayakan finansial (rasio P/B dan BEP). Evaluasi mendalam mengungkapkan bahwa rata-rata total biaya penanaman per musim mencapai Rp 91.775.000 per hektar, dengan pos terbesar pada biaya bibit dan pupuk. Proyek budi daya ini menghasilkan rerata pemasukan Rp 180.000.000 per hektare, sehingga memberikan keuntungan bersih sebesar Rp 88.225.000 per hektare. Rasio peneriman terhadap pengeluaran yang tercatat adalah 1,9. Berdasarkan angka-angka tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan bawang merah di Kecamatan Canduang menguntungkan dan prospektif untuk terus dikembangkan. Studi sensitivitas pun menunjukkan bahwa usaha ini tetap berdaya tahan meskipun ada fluktuasi harga bahan baku atau hasil panen. Diharapkan ada fasilitas dari pemerintah setempat berupa edukasi teknik bertanam modern dan kemudahan permodalan guna menopang keberlangsungan produksi.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
