Pelatihan Produksi Konten Marketing Untuk UMKM Perak Kotagede Berbasis AI
Keywords:
Konten Marketing, Kecerdasan Buatan, ChatGPT, GeminiAI, Prompt Engineering, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah merevolusi lanskap pemasaran digital. Meskipun memiliki warisan budaya dan kualitas produk yang tinggi, UMKM pengrajin Perak Kotagede seringkali menghadapi tantangan dalam produksi konten marketing yang efektif, efisien, dan berskala besar untuk bersaing di pasar digital. Keterbatasan waktu, biaya, serta kurangnya keterampilan dalam menciptakan konten kreatif (foto, video, dan copywriting) yang mampu menandingi kualitas keindahan produk perak menjadi hambatan utama dalam perluasan pasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis kepada mitra mengenai pemanfaatan teknologi AI (seperti ChatGPT, GeminiAI, dan HailuoAI). Tujuannya adalah membantu mitra memecahkan masalah produksi konten tersebut, sekaligus mendukung strategi pemasaran digital dan produksi konten kreatif mereka secara optimal. Pelatihan ini dilaksanakan dengan mengintegrasikan beberapa platform kecerdasan buatan terkemuka, antara lain ChatGPT, GeminiAI, dan HailuoAI. Fokus utama metode terletak pada penekanan aspek kejelasan dan ketepatan dalam penyusunan prompt. Peserta dilatih untuk merancang prompt yang rinci, sistematis, dan spesifik agar mampu memaksimalkan efektivitas sistem AI. Pendekatan ini memastikan peserta tidak hanya terampil dalam mengoperasikan aplikasi, tetapi juga mampu memahami strategi konseptual yang mengarahkan hasil konten (teks, foto, dan video) agar relevan dengan identitas merek dan tujuan promosi mitra. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan dalam kompetensi mitra dalam memproduksi konten marketing berkualitas secara mandiri dengan bantuan AI. Mitra kini mampu memanfaatkan teknologi AI secara maksimal untuk memperkuat daya saing usaha. PKM ini berkontribusi dalam mewujudkan ekosistem pemberdayaan kolaboratif di mana teknologi AI berfungsi sebagai katalisator untuk profesionalitas dan daya saing usaha kecil di era digital, sekaligus mempromosikan inovasi tanpa batas dalam praktik kewirausahaan.References
Dwivedi, Y. K., et al. (2023). "So what if ChatGPT wrote it?" Multidisciplinary perspectives on opportunities, challenges and implications of generative conversational AI for research, practice and policy. International Journal of Information Management, 71, 102642.
Hapsari, A., & Keni, K. (2022). Strategi Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Era Society 5.0. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10), 3421-3428.
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for Humanity. John Wiley & Sons.
Mollick, E., & Mollick, L. (2023). Using AI to Implement Strategy: Four Schools of Thought. California Management Review, 66(1), 16-39.Seminar Terbuka Pengabdian kepada Masyarakat ISSN 2964 - 9315 (Online)Universitas Terbuka300
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Taufik, A., & Huda, M. (2021). Pemberdayaan UMKM Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 169-176