PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS POTENSI LOKAL dan DIGITAL MARKETING
Pengembangan Desa Paku Alam, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan sebagai Desa Wisata Terintegrasi dengan Pasar Apung Lok Baintan
Keywords:
perencanaan wisata, wisata baru, pemberdayaan masyarakat.Abstract
ABSTRAK M. Priono, dkk (priono@ecampus.ut.ac.id) FHISIP – UT Banjarmasin Desa Paku Alam merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Luas wilayah mencapai 425 ha, dengan lahan utama berupa rawa, berada di tepian sungai Martapura dan berbatasan dengan Pasar Terpung Lok Baintan. Pasar Terapung Lok Baintan merupakan ikon wisata Banjarmasin Kalimantan yang sangat terkenal. Desa Paku Alam berharap dapat memetik hikmah keuntungan secara ekonomi dengan menjadi bagian destinasi wisata. Dengan menjadi bagian destinasi wisata Pasar Terapung diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Warga Desa Paku Alam notabene adalah para pedagang yang berjualan di pasar terapung Lok Baintan. Sebagian lagi sebagai petani sawah perkebunan dan nelayan tangkap air tawar di rawa dan sungai. Mengingat keberadaan yang sangat dekat dengan destinasi wisata Pasar Terapung maka pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan mengambil kesempatan untuk merencanakan dan mengembangkan Paku Alam sebagai salah satu destinasi wisata. Tantangannya sangat berat karena selama ini warga dan pemerintahan desa belum memiliki lokasi wisata yang dapat diandalkan. Namun nilai lebihnya adalah desa tersebut telah memiliki dermaga yang berdekatan dengan Pasar Terapung, Monumen ALRI, Tugu Peringatan Alam Roh (sebuah lagenda) dan Kubah (makam) Tuan Guru H. Ismail. Potensi lainnya adalah tersedianya lahan sawah rawa dan kebun jeruk lokal yang rasanya manis dan buah-buahan lainnya. Kegiatan ini direncanakan terdiri dari beberapa tahap. Tahap permata adalah pembuatan master plan Desa Wisata Paku Alam. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan survai langsung di lokasi, deep insterview, workshop, focus group discussion dan diakhiri dengan pengembangan masterplan. PkM ini menghasilkan master plan pengembangan desa wisata yang mampu menjadikan desa Paku Alam sebagai bagian dari destinasi wisata Pasar Terapung Lok Baintan yang berbasis pada kekuatan budaya dan sumber daya alam lokal. Kata Kunci: perencanaan wisata, wisata baru, pemberdayaan masyarakat.References
Adibrata, s., dkk. 2023. Potensi Wisata Pesisir dengan Peningkatan Atraksi
Wisata Berbasis Sumberdaya Perairan Berkelanjutan. Jurnal
Sumberdaya Akuatik Indopasifik (JSAI), Manokwari, Fakultas Perikanan
dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua (UNIPA)
Hubeis A.V.S., dkk. 2007. Komunikasi Inovasi. Jakarta. Universitas Terbuka
Downloads
Published
26-01-2026
Conference Proceedings Volume
Section
Articles