Nilai Tambah Limbah Rumah Tangga: Pemanfaatan Cangkang Telur Menjadi Pupuk Organik

Authors

  • Andi Suci Anita Universitas Terbuka
  • Isra

Keywords:

cangkang telur, CaCO3, limbah pertanian, pengolahan, pupuk organik

Abstract

Pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai pupuk organik merupakan salah satu upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Cangkang telur sebagai limbah dapur kaya akan kalsium karbonat (CaCO₃) memiliki potensi besar dijadikan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Lamunre, Kabupaten Luwu, untuk memperkenalkan teknik pengolahan cangkang telur menjadi pupuk organik kepada kelompok tani setempat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang manfaat pupuk organik cangkang telur dan pelatihan praktik pembuatannya. Pelatihan dimulai dari pengumpulan dan pembersihan cangkang, pengeringan dan penggilingan cangkang yang sudah bersih dan perendaman dengan larutan asam organik, hingga fermentasi menggunakan bioaktivator. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah cangkang telur serta komitmen awal untuk menerapkan di lahan masing masing. Dampak yang diharapkan mencakup perbaikan kualitas tanah (peningkatan pH dan struktur), pengurangan volume sampah rumah tangga, dan penghematan biaya pembelian kapur pertanian. Model pemanfaatan sumber daya lokal ini memiliki prospek replikasi luas karena bahan baku tersedia di hampir setiap rumah tangga dan teknologi yang digunakan sederhana sehingga dapat dilakukan dengan skala kecil untuk keperluan pribadi serta biaya yang dikeluarkan rendah.

References

Badan Pusat Statistik. (2016). Produksi Telur di Indonesia pada Tahun 2015. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Butcher, G. D., & Miles, R. D. (2012). Concepts of Eggshell Quality. Gainesville: University of Florida IFAS Extension.

Deswanto, D., & Nugroho, A. (2024). Pemanfaatan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik. Universitas Universal Press.

Ernawati, E. E., Noviyanti, A. R., & Yuliyati, Y. B. (2019). Potensi cangkang telur sebagai pupuk pada tanaman cabai di Desa Sayang Kabupaten Jatinangor. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(5), 123–125.

Indah Permata Sari, A., Nur Habyba, A., Utami, I. W., & Yojana, R. M. (2024). Analisis Keberlanjutan Perkebunan Sayuran di Sumatera Barat: Analisis Dampak Lingkungan dengan Metode Life Cycle Assessment.

Laporan Penelitian. Universitas Trisakti.

Nurlaela, A., Dewi, S. U., & Soejoko, D. S. (2014). Pemanfaatan limbah cangkang telur ayam dan telur bebek sebagai sumber kalsium untuk sintesis mineral tulang. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 10(1), 81–85.

Podungge, R., Abdullah, G., Kadir, S. S., Payu, C., & Supu, I. (2024). Pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai pupuk organik. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo Press.

Rahim Taha, S., Mukhtar, M., & Zainuddin, S. (2019). Pemanfaatan cangkang telur sebagai pupuk organik di Desa Ombulodata, Gorontalo Utara. Jurnal JJHCS Universitas Negeri Gorontalo, 4(2), 155–167.

Tim UNSRAT Press. (2023). Teknologi pengolahan hasil ikutan ternak: Pemanfaatan cangkang telur. Manado: Universitas Sam Ratulangi Press.

Wijinindyah, A., Selvia, J., Chotimah, H., & Lumban Gaol, S. (2023). Potensi dan karakteristik bubuk cangkang telur yang dibuat dengan perendaman asam alami. Jurnal Peternakan Indonesia, 25(1), 57–69.

Yonata, D., Aminah, S., & Hersoelistyorini, W. (2017). Kadar kalsium dan karakteristik fisik tepung cangkang telur unggas dengan perendaman berbagai pelarut. Jurnal Pangan dan Gizi, 7(2), 82–93

Downloads

Published

13-12-2025