DARI LAHAN KOSONG JADI SEKOLAH HIJAU: INOVASI SEDERHANA DI SDN JOMBATAN VI JOMBANG

Authors

  • Dwi Sambada Universitas Terbuka
  • Tridyah Prastiti Universitas Terbuka
  • Suparti Universitas Terbuka
  • Hana Norhamida Universitas Terbuka
  • Dwi Iriani Universitas Terbuka

Keywords:

lahan kosong, green school, ketahaan pangan, lingkungan

Abstract

Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menjadi isu global yang harus segera diatasi. Penerapan konsep Green School atau sekolah ramah lingkungan dapat menjadi langkah konkret dalam menanggapi permasalahan ini, khususnya di lingkungan pendidikan. Di Indonesia, masih banyak sekolah yang memiliki lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara optimal. Lahan kosong ini, jika dikelola dengan baik, dapat digunakan untuk mendukung ketahanan pangan, memberikan edukasi kepada siswa, serta meningkatkan kesadaran lingkungan.Penerapan konsep Green School di Indonesia telah menjadi salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Salah satu elemen penting dalam pengembangan sekolah ramah lingkungan adalah pemanfaatan lahan kosong yang ada di sekitar sekolah. SDN Jombatan VI, Jombang, Jawa Timur, memiliki lahan kosong yang dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman konsumsi yang dapat dipanen dalam waktu 3-6 bulan. Tanaman tersebut tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi bagi siswa dan masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa dalam memahami pentingnya keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan yang baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip Green School serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait dengan ketahanan pangan, perubahan iklim, dan pendidikan berkualitas.

References

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. (2018). Panduan Pelaksanaan Sekolah Adiwiyata (Green School). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Panduan Implementasi Pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah Dasar. Direktorat Sekolah Dasar.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2021). Laporan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia. Jakarta: Bappenas.

Khofi, M. B. (2024). The Green School Concept in Elementary Schools as an Effort to Form Sustainable Behavior and Environmental Awareness. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 14(2), 206-225. UIN Antasari Journal

Prihantoro, A., & Widyastuti, N. (2022). Implementasi Program Sekolah Hijau sebagai Upaya menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(1), 45–53.

Purwaningsih, D., & Hidayat, T. (2020). Pemberdayaan Sekolah dalam Pengelolaan Lingkungan melalui Program Green School. Jurnal Abdimas Pendidikan, 4(2), 120–128.

United Nations. (2015). Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development. New York: United Nations.

Wahyuni, R., & Sari, P. (2021). Pemanfaatan Lahan Sekolah sebagai Media Edukasi Lingkungan dalam Mewujudkan Sekolah Hijau. Jurnal Pengabdian dan Inovasi Pendidikan, 3(2), 87–95.

Downloads

Published

18-12-2025