PENERAPAN LITERACY CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK-ANAK ASUH DI SOS CHILDREN'S VILLAGES BALI - INDONESIA

Authors

  • Ni Putu Meri Dewi Pendit Universitas Terbuka
  • Putu Ayu Anggya Agustina Agustina Universitas Terbuka
  • Agus Tatang Sopandi

Keywords:

literacy circle, keterampilan sosial, anak-anak asuh, SOS Children’s Villages

Abstract

Sos Children's Villages Bali memiliki salah satu visi yaitu menciptakan lingkungan dimana anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua dapat tumbuh dengan cinta. Anak-anak dididik untuk memiliki keterampilan sosial yang pada akhirnya mereka memiliki kepercayaan pada dirinya sendiri dan orang lain. Program pegabdian ini berupaya untuk meningkatkan keterampilan sosial bagi anak-anak asuh di SOS Children’s Villages Bali-Indonesia melalui penerapan Literacy Circle. Para anak asuh diberikan peran yang berbeda-beda dalam Literacy Circle diantaranya sebagai 1) connector yang bertugas mengaitkan cerita dan pengalaman membaca dalam kehidupan nyata, termasuk isu sosial, empati, dan perlakuan terhadap makhluk hidup lainnya, 2) word detective yang bertugas menemukan dan menjelaskan kata sulit/istilah penting dari buku serta makna sosialnya, 3) problem solver yang bertugas mengidentifikasi masalah utama dalam cerita lalu mengusulkan solusi kreatif terkait situasi sosial, 4) illustrator yang bertugas membuat gambar ringkas dari adegan/emosi penting, membantu kelompok mengekspresikan perasaan tokoh dan pesan cerita, 5) Summarizer yang bertugas merangkum bab cerita atau diskusi kelompok, memayungi nilai sosial dan literasi yang didapat, dan sebagai 6) Social Leader yang bertugas memimpin diskusi kelompok agar semua anggota aktif berpendapat, serta mengingatkan pentingnya empati dan kerja sama. Penerapan Literacy Circle berdampak positif dalam meningkatkan keterampilan sosial para anak asuh. Mereka juga dapat aktif melatih literasi, empati, komunikasi, kepedulian sosial, dan mampu memecahkan masalah sesuai perannya.

References

Mahyuddin, M. J. (2016). Model bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan Dan Bimbingan Konseling, 2(1). https://doi.org/10.26858/jpkk.v2i1.2065

Mustikarani, I. K., Ekacahyaningtyas, M., & Rakhmawati, N. (2020). PERAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMATANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH (PENDEKATAN TEORI BANNARD). Intan Husada: Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(2). https://doi.org/10.52236/ih.v8i2.185

Nursiti, D., Psikologi, P., Farmasi, F., & Kesehatan, I. (2020). Psikologi Asyik Psikologi Bermain Bersama Anak Bangsa. Jurnal Abdimas Mutiara, 1.Rachman, S. P. D., & Cahyani, I. (2019). Perkembangan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini. (JAPRA) Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal (JAPRA), 2(1). https://doi.org/10.15575/japra.v2i1.5312

Rusman, K. B. (2022). Implementation and Benefits of Learning through Ice Breaking. International Linguistics and TESOL Journal │1 International Linguistics and TESOL Journal, 1(1).

Ulfah, A., Zumaisaroh, N., Fitriyah, L., & Jesica, E. (2022). Model Pembelajaran Literacy Circle sebagai Inovasi Pembelajaran Menulis Puisi di Era Merdeka Belajar. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.758

Downloads

Published

07-12-2025