Transformasi Wisata Pantai Galung melalui Pengembangan Area Bermain Anak sebagai Daya Tarik Edukatif di Desa Juruan Daya
Keywords:
Area Bermain Anak, Wisata Edukatif, Transformasi Desa Wisata, Wisata Pantai GalungAbstract
Pantai Galung di Desa Juruan Daya adalah tempat wisata alam yang bagus, tetapi tidak memiliki fasilitas yang ramah anak untuk menjadikan liburan keluarga lebih menarik. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk membuat area bermain anak yang edukatif untuk menambah daya tarik wisata melalui permainan yang menggabungkan nilai edukasi, nilai budaya lokal, dan interaksi sosial. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat, desain partisipatif bersama warga dan tokoh lokal, serta pembangunan fasilitas bermain dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang ramah lingkungan. Kegiatan ini juga melibatkan pelatihan kepada masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan area bermain agar berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat kunjungan wisatawan, keterlibatan aktif masyarakat, serta terciptanya ruang bermain di lingkungan alam terbuka. Wisata Pantai Galung ini kini semakin dikenal melalui media sosial dan mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk pembangunan fisik seperti pendopo, MCK, dan mushollah. Pada tahun 2025, kawasan ini secara resmi diresmikan oleh Bupati Sumenep dan mendapatkan dukungan dari semua kalangan di Kabupaten Sumenep. Inisiatif ini diharapkan menjadi model pengembangan wisata inklusif yang memperhatikan kebutuhan anak dan keluarga.References
Alif, M. Z., Shidiq, M., Turgarini, D., & Kusdiana, H. C. (2025). Developing a tourism village with Pancamain: Playground based on traditional toys and Pancasila values. Proceedings of INCARTURE 2023. European Union Digital Library. https://eudl.eu/doi/10.4108/eai.5-12-2023.2354854
Hasanah, U. (2024). The development of child-friendly educational tourism in Taman Mini Indonesia Indah. Melancong: Jurnal Perjalanan Wisata, Destinasi, dan Hospitalitas, 1(1), 35–44. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/melancong/article/view/53830
Li, X. W. (2023). Ecotourism as environmental education: A mixed-methods study of family-based environmental learning among children in Penang, Malaysia. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 15(8), 1–20. https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v15-i8/26164
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2024). Laporan nasional kota layak anak 2024. Jakarta: KemenPPPA.
Oktavia, R. C. D., Amrullah, A., & Oktovianus, O. (2025). The influence of children's playground facilities on visiting decisions and visit motivation in city parks in Jakarta. Tourism Research Journal, 9(1), 1–18. https://doi.org/10.30647/trj.v9i1.271
Selanon, P., Puggioni, F., & Dejnirattisai, S. (2024). An inclusive park design based on a research process: A case study of Thammasat Water Sport Center, Pathum Thani, Thailand. Buildings, 14(6), 1669. https://doi.org/10.3390/buildings14061669
Suryawijaya, W. E. T., Mayasari, L., & Setiadi, B. (2023). Child-friendly tourism: Keys to sustainable tourism cities. International Journal of Tourism and Hospitality, 3(2), 59–62. https://doi.org/10.51483/ijth.3.2.2023.59-62
United Nations World Tourism Organization. (2022). Tourism and the Sustainable Development Goals: A global framework for action. UNWTO Publications. https://www.unwto.org