PELATIHAN PENGGUNAAN MESIN PEMUSNAH SAMPAH (MPS) 100 UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN DI DESA CIBOGO, KABUPATEN SUBANG
Implementation of Training on the Use of Waste Destruction Machine (MPS) 100 to Support Sustainable Waste Management in Cibogo Village, Subang Regency
Keywords:
pengelolaan sampah, mesin pemusnah sampah, MPS 100, edukasi masyarakatAbstract
Desa Cibogo di Kabupaten Subang, Jawa Barat, masih menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Berdasarkan hasil survei, volume sampah plastik yang dihasilkan mencapai sekitar 100 kg per hari, sebagian besar berasal dari limbah rumah tangga dan kemasan produk konsumsi. Keterbatasan sarana pengelolaan, seperti belum tersedianya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang memadai dan kurangnya pemahaman masyarakat, menjadi faktor utama rendahnya efektivitas pengelolaan sampah di wilayah ini. Sebagai langkah solusi, Politeknik Negeri Subang berkolaborasi dengan PT Dahana melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan penggunaan Mesin Pemusnah Sampah 100 (MPS) sebagai inovasi teknologi dalam peningkatan efisiensi pengolahan sampah. Metode pelaksanaan program ini dilakukan secara bertahap, meliputi identifikasi permasalahan, perancangan dan pembuatan mesin, pengujian, pendampingan melalui seminar edukasi, hingga pelaporan hasil kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa MPS mampu mengolah hingga 100 kg sampah per hari secara efisien. Selain itu, kegiatan edukasi berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 68,00 (pretest) menjadi 88,40 (posttest), dengan nilai N-Gain sebesar 63,75%, yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa tingkat kebersihan di beberapa titik di Desa Cibogo mengalami peningkatan hingga 86% setelah pelaksanaan program.References
Budiman, A. (2001). Modifikasi Desain dan Uji Unjuk Kerja Alat Pembakar
Sampah (Incinerator) Tipe Batch [Doctoral dissertation, Institut
Pertanian Bogor]. https://doi.org/https://scholar.google.com/
Hake, R. (1998). Interactive-Engagement Versus Traditional Methods: A
Six-Thousand-Student Survey of Mechanics Test Data for
Introductory Physics Courses. American Journal of Physics - AMER J
PHYS, 66. https://doi.org/10.1119/1.18809
Latief, A. S. (2012). Manfaat dan Dampak Penggunaan Insinerator
Terhadap Lingkungan. . Jurnal Teknis, 5, 20–23.
Wahyono, S. (2001). Pengolahan sampah organik dan aspek sanitasi. Jurnal
Teknologi Lingkungan BPPT, 2(2), 146392.
https://doi.org/https://www.neliti.com/publications/146392/pengol
ahan-sampah-organik-dan-aspek-sanitas