Pendampingan Penataan Perpustakaan Sekolah di SMAN 8 Kota Tangerang Selatan

Authors

  • Wira Puji Hendarwati Universitas Terbuka
  • Majidah,S.Sos.,M.I.Kom Universitas Terbuka
  • Aam Mariyamah,M.Hum Universitas Terbuka
  • Sutartono,M.Hum Universitas Terbuka
  • Febiyanti

Keywords:

perpustakaan sekolah, penataan koleksi, literasi informasi

Abstract

Perpustakaan memegang peranan penting dalam meningkatkan minat baca dan penciptaan masyarakat belajar, demikian halnya perpustakaan sekolah. Perpustakaan sekolah merupakan sarana pendidikan yang strategis, karena selain sebagai penunjang kegiatan pembelajaran, juga sebagai salah satu barometer standar mutu sekolah. Namun kenyataannya tidak semua sekolah memiliki fasilitas perpustakaan sekolah yang ideal dalam hal manajerial, ketenagaan, pengelolaan, pengadaan, serta penataan bahan pustaka. Hanya sekolah-sekolah tertentu yang memiliki sistem perpustakaan yang memadahi dan memiliki sistem manajerial yang profesional. SMAN 8 Kota Tangerang Selatan didirikan pada tahun 2006 dengan menempati area seluas 7.168 m2, sekolah ini memiliki 26 rombel. Jumlah tenaga pendidik yang dimiliki sebanyak 43 orang dan dibantu oleh 16 orang tenaga kependidikan. Sementara jumlah peserta didik sebesar 1036 orang yang terdiri dari 484 peserta didik laki-laki dan 552 orang peserta didik perempuan. Sekolah ini memiliki gedung perpustakaan sendiri dengan luas sekitar 14m2. Koleksi bahan pustaka di sekolah ini cukup memadai namun belum terkelola dengan baik. Sehingga pemanfaatan perpustakaan untuk menunjang pembelajaran di sekolah belum dapat dilaksanakan dengan optimal. Perpustakaan yang dimiliki sekolah tidak dapat memenuhi kebutuhan peserta didik dikarenakan belum terkelolanya perpustakaan dengan baik. Kata kunci : perpustakaan sekolah, penataan perpustakaan sekolah, koleksi perpustakaan

References

Agustina, T., & Prasetyo, H. (2020). Strategi pengelolaan perpustakaan

sekolah untuk meningkatkan minat baca siswa. Jurnal Pendidikan

dan Kebudayaan, 25(3), 112–120.

https://doi.org/10.xxxxxx/jpk.2020.25.3.112

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2016).

Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah Atas.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Lasa, H. S. (2017). Manajemen perpustakaan sekolah. Yogyakarta: Ombak.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2017). Pedoman

penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Jakarta: Perpustakaan

Nasional RI.

Rahayu, S., & Hidayat, T. (2021). Penerapan sistem klasifikasi DDC dalam

penataan koleksi perpustakaan sekolah. Jurnal Ilmu Informasi

Perpustakaan dan Kearsipan, 9(2), 85–96.

Sari, D. M., & Wulandari, R. (2020). Peningkatan literasi informasi melalui

revitalisasi perpustakaan sekolah. Jurnal Pengabdian Kepada

Masyarakat (ABDI), 4(1), 33–42.

Sulistyo-Basuki. (2018). Pengantar ilmu perpustakaan. Jakarta: Gramedia

Pustaka Utama.

Sutarno, N. S. (2019). Manajemen perpustakaan: Suatu pendekatan praktis.

Jakarta: Sagung Seto.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang

Perpustakaan. (2007). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

2007 Nomor 129.

Wahyuni, E., & Nurhayati, S. (2022). Optimalisasi ruang perpustakaan sekolah

sebagai pusat literasi siswa. Jurnal Literasi dan Informasi, 5(2), 56–

65. https://doi.org/10.xxxxxx/jli.2022.5.2.56

Wijayanti, D. (2020). Peran perpustakaan sekolah dalam mendukung Gerakan

Literasi Nasional. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1), 47–58

Downloads

Published

13-12-2025