PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN KURIKULUM OPERASIONAL PAUD BERBASIS KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI PAUD KAMILA
Keywords:
Kurikulum Operasional PAUD, Pendidikan Karakter, Peduli Lingkungan, Pendampingan Intensif, Profil Pelajar PancasilaAbstract
Latar Belakang: Pengembangan kurikulum operasional yang kontekstual merupakan kebutuhan mendesak bagi PAUD untuk mewujudkan visi dan misi yang selaras dengan kondisi lingkungan setempat. PAUD Kamila sebagai mitra membutuhkan pendampingan intensif dalam menyusun kurikulum yang mengintegrasikan pendidikan karakter peduli lingkungan sesuai dengan tuntutan Profil Pelajar Pancasila.
Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapabilitas kepala sekolah dan guru PAUD Kamila dalam mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kurikulum operasional berbasis karakter peduli lingkungan.
Metode: Pendekatan partisipatif diterapkan melalui metode pendampingan intensif selama Juli-November 2023, meliputi seminar, workshop, praktik langsung, dan pendampingan individual. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan FGD.
Hasil: Luaran kegiatan mencakup: (1) Dokumen Kurikulum Operasional PAUD Kamila yang komprehensif, (2) Peningkatan kompetensi pedagogik guru sebesar 45,2%, (3) Transformasi lingkungan sekolah menjadi area edukasi ekologis, (4) Pengembangan 4 media pembelajaran berbasis lingkungan, (5) Perubahan perilaku anak dalam membuang sampah dan merawat tanaman.
Kesimpulan: Model pendampingan intensif terbukti efektif dalam membangun kemandirian lembaga PAUD dalam pengelolaan kurikulum. Integrasi pendidikan karakter peduli lingkungan berhasil diwujudkan melalui pendekatan holistik dan berkelanjutan.
References
Astriani, M. M., & Alfahnum, M. A. (2020). Peningkatan Kompetensi Guru PAUD dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Inovatif. Jurnal PkM Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(4), 366-375.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage publications.
Edwards, C., Gandini, L., & Forman, G. (2012). The hundred languages of children: The Reggio Emilia experience in transformation (3rd ed.). Praeger.
Kemdikbud. (2014). Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbudristek. (2021). Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kolb, D. A. (2014). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). FT press.
Lickona, T. (2012). Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. Simon and Schuster.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage publications.
Nugraha, D., & Heryanto, D. (2022). The Development of an Early Childhood Education Curriculum Model Based on Environmental Sustainability. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4021-4032.
Priestley, M., Biesta, G., & Robinson, S. (2015). Teacher agency: An ecological approach. Bloomsbury Publishing.
Pratiwi, I. H., & Hartono, Y. (2023). Integration of Environmental Education in Early Childhood Curriculum: A Systematic Review. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 17(1), 1-15.
Riani, R., & Setyawan, D. (2024). Strengthening Environmental Character Through Habituation Methods in Early Childhood Education. Golden Childhood Education Journal, 5(1), 45-56.
Sari, M. M., Asri, A. R., & Putra, R. W. (2023). Project-based learning for environmental education in early childhood: A case study from Indonesia. International Journal of Early Childhood Education Studies, 4(1), 78-92.
Wulandari, T. C., Rahayu, S., & Pranyata, Y. I. P. (2018). Penguasaan Konsep: Berpengaruhkan Terhadap Kemampuan Mengajar? Pi: Mathematics Education Journal, 1(2), 65-69.