OPTIMALISASI POTENSI KEKAYAAN ALAM DESA KALONGAN KABUPATEN SEMARANG MENJADI KEWIRUSAHAAN MAHASISWA BERBASIS DIGITAL MARKETING MELALUI INOVASI PRODUK PUDING KELAPA MUDA
Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Inovasi Produk, Potensi Lokal, Kewirausahaan, Pemasaran DigitalAbstract
Pemanfaatan potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya kelapa muda (Cocos nucifera, L.), di Desa Kalongan, Kabupaten Semarang belum optimal, di mana mayoritas hasil panen dijual sebagai komoditas mentah dengan nilai tambah ekonomis yang rendah. Kondisi ini diperparah oleh minimnya keterampilan teknis masyarakat dalam pengolahan produk turunan dan belum termanfaatkannya potensi sumber daya manusia, terutama para ibu rumah tangga. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui implementasi model pemberdayaan berbasis kewirausahaan. Tujuan utama program adalah mengoptimalkan potensi lokal dengan mengembangkan produk kudapan inovatif "Puding Kelapa Muda COMEL" dan menumbuhkan kapabilitas wirausaha di kalangan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengembangan komunitas yang holistik melalui kerangka participatory action research. Terjadinya transformasi digital yang mengubah model pemasaran dari mulut ke mulut yang terbatas menjadi strategi pemasaran digital yang terintegrasi, mencakup penggunaan media sosial (Instagram), platform pesan-antar makanan (GoFood), dan sistem pembayaran digital (QRIS). Proses alih keterampilan dilakukan melalui pelatihan keterampilan dengan model 80% praktik dan 20% teori, memastikan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga menguasai eksekusi. Hasil program menunjukkan keberhasilan dalam menciptakan sebuah Usaha Mikro Kreatif (UMK) baru yang mampu mentransformasi komoditas pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi. Selain itu, terjadi transfer pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang efektif kepada masyarakat, serta perluasan akses pasar secara signifikan melalui adopsi platform digital. Dari sisi pemasaran, implementasi strategi digital berhasil memperluas jangkauan pasar secara signifikan, dan menjangkau konsumen yang lebih luas melalui platform daring. Antusiasme dan minat beli yang tinggi dari konsumen membuktikan bahwa produk inovatif ini diterima dengan baik oleh pasar. Melalui program ini menyimpulkan bahwa integrasi antara inovasi produk, pemberdayaan komunitas, dan transformasi digital merupakan strategi efektif untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan selaras dengan agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
References
Anggraini, O. (2022). Strengthening Women’s Role and Participation in Village and Community Development 5.0 Bookchapter VP Genap 2021/2022 A Reflection of 2022 and Look Ahead to 2023, CV. Bildung Nusantara Yogyakarta- Direktorat Program Pascasarjana | Universitas Muhammadiyah.
Anwari, F., Charisma, A. M., Nurdianto, A. R., Rohmah, M. K., & Setiawan, F. (2024). Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sidoarjo Melalui Bisnis Model Canvas. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(2), 389–394. https://doi.org/10.54082/jamsi.1108
Caswito, A., Sulastri, S., Nur Octavia, L., M Napitupulu, T., & Baiquni Al Mahdi, M. H. (2024). Strategi Pengembangan Bisnis UMKM Industri Makanan Tahu di Kota Bekasi Dengan Metode Analisis SWOT dan Business Model Canvas. Jurnal Minfo Polgan, 13(1), 13–21. https://doi.org/10.33395/jmp.v13i1.13455
Izzah, N. (2025). SIKUMIS (Sistem Akuntansi UMKM Indonesia Sejahtera) Dilengkapi dengan Praktik Baik Bisnis Kuliner dan Pendampingan UMKM. Samudra Solusi Profesional.
Izzah, N., & Munawaroh, R. (2022). Usaha Ultra Mikro dan Motivasi UMKM Naik Kelas Melalui Pendamping UMKM. Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna, 4(1), 33–37.
Nurmadewi, D. (2025). Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan BMC ( Business Model Canvas ) bagi UMKM Tanaman Hias di Kelapa Dua. 6(2), 1040–1045.
Osterwalder, A., Pigneur, Y. (2014). Business Model Generation. A Handbook for Visionaries, Game Changers, and Challengers. John Wiley & Sons.
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. 1.
Rukmini, Endang, O. A. (2024). Miss Jum Pados Duwit Wutah: Inovasi Pendampingan Pemasaran Bagi UMKM Di Wilayah Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta.Vol.7 Tahun 2024, Proseding Manajemen Business Innovation Conference-MBIC Universitas Tanjungpura. Equator Journal of Management and Business ISSN: 3025-3292 Hal: 973-988. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/MBIC/article/view/77146/75676601264
Sofiati, Oktiva Anggraini, Ika Septi Kurnia Anggraini, & A. M. (2022). Pelatihan Literasi Keuangan Melalui Peramalan Penjualan Camilan Kacang Bawang Pada Rumah Usaha Momprenuner Giwangan Yogyakarta. Journal of Community Service and Empowerment (JCSE), 3(2), 146–155. https://doi.org/10.32639/jcse.v3i2.208